Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MEI 2021
P. 93

BOIKOT PRODUK INDOMARET, BURUH GELAR AKSI 27 MEI 2021

              Jakarta  -  Federasi  Serikat  Pekerja  Metal  Indonesia  (FSPMI)  memastikan  boikot  produk  PT
              Indomarco Prismatama ( Indomaret ) tetap berlangsung pada pekan ini. Rencana itu akan diawali
              oleh aksi besar-besaran oleh para pekerja pada Kamis, 27 Mei 2021.

              Presiden FSPMI Riden Hatam Aziz menuturkan aksi tersebut sekaligus menjadi wadah sosialisasi
              boikot produk Indomaret.

              "Akan diawali pada 27 Mei ini, kami aksi besar di kantor pusat Indomarco di Jakarta Utara dan
              beberapa wilayah di Jabodetabek sekaligus kami sosialisasi untuk mulai boikot," ujarnya kepada
              CNNIndonesia.com, Senin (24/5).

              Namun, ia mengaku belum menentukan tanggal dimulainya boikot produk perusahaan. Pasalnya,
              ia akan memanfaatkan momentum aksi tersebut untuk mengumumkan tanggal boikot produk.
              "Dimungkinkan (pekan ini), tapi yang pasti sosialisasi ini sudah masif kepada anggota kami,
              buruh, masyarakat umum, bahkan di media sosial sudah banyak," imbuhnya.

              Ia menegaskan boikot tetap berlangsung apabila pihak perusahaan bersikeras membawa kasus
              Anwar Bessy ke meja hijau. Seperti diketahui, Anwar Bessy adalah seorang buruh di Indomaret
              yang menagih pembayaran THR 2020. Saat penagihan, Anwar tidak sengaja merusak gypsum
              kantor, namun manajemen langsung membawa kejadian ini ke ranah hukum.

              "Kalau Anwar Bessy tidak dibebaskan kami akan melakukan boikot," ujarnya.

              Berdasarkan  data  yang  dikantonginya,  sejumlah  serikat  buruh  akan  ikut  serta  pada  boikot
              Indomaret tersebut. Antara lain, sembilan serikat buruh yang merupakan afiliasi dari KSPI dan
              dua konfederasi buruh di luar KSPI.

              "Kalau mengacu pada data KSPI saja anggotanya mencapai 2,2 juta lebih yang sudah tercatat,
              FSPMI sendiri anggotanya 230 ribu orang, di 160 kota dan kabupaten. Rata-rata buruh belanja
              di Indomaret itu Rp500 ribu sampai dengan Rp1 juta per bulan, kalau rata-rata Rp500 ribu,
              silakan saja dikalikan dengan jumlah anggota," ujarnya.

              Dalam  kesempatan  itu,  ia  juga  menanggapi  pernyataan  Kementerian  Ketenagakerjaan  yang
              menyatakan  bahwa  perusahaan  tidak  menyalahi  aturan  THR.  Pertimbangannya,  Indomarco
              sudah membayar THR sebesar satu bulan upah.

              Kendati demikian, Riden menyatakan bahwa pembayaran THR hendaknya tetap mengacu pada
              kesepakatan bersama antara perusahaan dan karyawan yang sudah lama berlaku.

              "Kalau hal yang sudah menjadi kebiasaan dan sudah berlaku di satu perusahaan, itu menjadi
              normatif. Di Indomarco ini, kawan-kawan sudah bertahun-tahun mendapatkan THR sejumlah
              itu," ucapnya.

              Selain  itu,  ia  menyatakan  perusahaan  tidak  mengalami  kerugian  akibat  covid-19.  Bahkan,
              berdasarkan data yang dikantongi FSPMI, Indomarco justru mengantongi kenaikan laba hingga
              160  persen  selama  pandemi.  Oleh  karenanya,  ia  menilai  perusahaan  tidak  berhak  untuk
              memangkas THR pekerja.

              "Indomaret selama covid-19 tidak tutup, hanya jam operasional saja yang dikurangi," ujarnya.






                                                           92
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98