Page 265 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 265
Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2021 bagi pekerja/buruh di perusahaan. Dimana ditekankan,
pembayaran THR bagi pekerja atau karyawan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum
hari raya keagamaan.
"Kita akan buka posko pengaduan THR. Jadi kalau ada karyawan yang belum mendapatkan THR
sampai batas waktu yang telah diatur. maka karyawan yang bersangkutan bisa melapor ke
Disnaker Bandar Lampung.* kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung Wan
Abdurrahman. Jumat (16/4).
Posko itu sendiri nantinya akan berada di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung.
"Yang memifasilitasi ialah bagian hubungan Industrial Disnaker Bandar Lampung." kata dia.
Ia menambahkan, selain menerima kedatangan pekerja. posko tersebut nantinya Juga akan
menerima kunjungan para pengusaha. Terkhusus bagi pengusaha yang masih mengalami
kendala pembayaran THR akibat pandemi Covid-19.
"Nantinya pengusaha diminta membuktikan diri atas kendala pembayarannya secara lisan dan
tertulis. Kemudian pernyataan supaya pengusaha tidak menghilangkan kewajiban dalam
pembayaran THR Keagamaan 2021." ujarnya.
Sebelumnya Menaker Ida Fauziyah menyampaikan Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 wajib
diberikan pada pekerja atau buruh. Hal Itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/
IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi
Pekerja/Buruh di Perusahaan.
Surat edaran pemberian THR ini ditujukan kepada para gubernur di seluruh Indonesia.
"Pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha
kepada pekerja atau buruh." ujar Ida di Jakarta. Senin (12/4). dikutip dari laman Kemnaker.go.id.
"Pemberian THR Keagamaan bagi pekerja/buruh merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan
pekerja atau buruh dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan."
"Secara khusus, dalam masa pemulihan ekonomi ini. THR tentu dapat menstimulus konsumsi
masyarakat yang mendorong pertumbuhan ekonomi" kata Ida.
Menaker meminta agar waktu pembayaran THR Keagamaan dilakukan paling lama tujuh hari
sebelum hari raya keagamaan.(som/ dom)
264

