Page 567 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 567

MENAKER DIMINTA LIBATKAN BURUH DALAM SATGAS THR

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah akan membentuk satgas THR 2021. Merespons
              hal itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea
              meminta pemerintah melibatkan serikat pekerja/buruh dalam satgas itu Andi juga menyarankan
              Satgas  THR  diisi  oleh  asosiasi  pengusaha  untuk  memberikan  pendapat  seimbang  dalam
              penegakan hukum pelaksanaan pembayaran THR 2021.

              "Pemerintah  merespons  dengan  baik,  mudah-mudahan  1-2  hari  ini  Menaker  agar  segera
              mengeluarkan, mudah-mudahan ya, harapan kami akan mengeluarkan kebijakan baru bahwa
              Satgas THR yang sudah dibentuk oleh Menaker akan diisi oleh serikat buruh dan juga Apindo.
              Jadi itu keinginan kami," kata Andi kepada awak media di Istana Presiden, Rabu (14/4).

              Andi mengatakan, jika buruh dan pengusaha terlibat dalam Satgas tersebut, maka nanti semua
              pihak akan mengetahui mana perusahaan yang mampu atau tidak membayar THR sesuai dengan
              kondisi sebenarnya.
              "Satgas THR diisi oleh 3 pihak, pemerintah, buruh, dan pengusaha agar bisa berimbang, netral,
              dan  bisa  memberikan  masukan-masukan  yang  benar-benar  seimbang.  Dari  pengusaha
              memberikan argumentasi, dari serikat buruh juga memberikan argumentasi yang tepat. Dan kita
              bisa melihat sama-sama perusahaan ini mampu atau tidak memberikan THR," jelas dia.
              Lalu juga dapat memberikan sanksi kepada perusahaan yang belum melunaskan kewajiban THR
              pekerja.  Pasalnya,  Andi  mengatakan  hingga  saat  ini  masih  ada  perusahaan  yang  belum
              melunaskan THR tanpa dikenai sanksi.

              Sebelumnya,  Menaker  Ida  Fauziyah  telah  membentuk  Satgas  pelayanan  konsultasi  dan
              penegakan hukum pelaksanaan pembayaran THR 2021. Ia juga meminta pemerintah daerah
              (Pemda) membentuk satgas serupa agar pembayaran THR 2021 dapat terlaksana dengan baik.

              "Saat  ini  Kementerian telah  membentuk  Satgas  pelayanan  konsultasi dan  penegakan  hukum
              pelaksanaan pembayaran THR tahun 2021 di pusat yang perlu diikuti daerah agar pelaksanaan
              SE THR dapat berjalan dengan baik dan efektif, serta tercapai kesepakatan yang dapat memuat
              para  pihak  yaitu  pekerja  atau  buruh,  dan  keterlibatan  peran  pemerintah  daerah  untuk
              mendorong  dan  melaksanakan  langkah-langkah  kebijakan  pemerintah,"  kata  Ida  dalam
              konferensi pers virtual, Senin (12/4). (*)






























                                                           566
   562   563   564   565   566   567   568   569   570   571