Page 564 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 564
Judul Jabar Minta Pebisnis Belum Bisa Bayar THR Beri Bukti ke Buruh
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210416081549-92-
630654/jabar-minta-pebisnis-belum-bisa-bayar-thr-beri-bukti-ke-buruh
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-16 08:43:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Rachmat Taufik (Kepala Disnakertrans Jabar) Kami terus mengawal dengan para
pengawas tenaga kerja kita, untuk betul-betul seluruh perusahaan mengikuti aturan dan
perjanjian kerja bersama untuk memberikan THR
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat (Disnakertrans Jabar) akan melakukan
pengawasan terhadap pembayaran THR buruh. Ini dilakukan untuk memastikan perusahaan
memenuhi aturan yang sudah ditetapkan. Untuk perusahaan yang masih terdampak pandemi
covid-19 dan belum mampu membayar THR, Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat Taufik
mengatakan harus membuktikan ketidakmampuan kepada pekerja/buruh lewat laporan
keuangan yang transparan.
JABAR MINTA PEBISNIS BELUM BISA BAYAR THR BERI BUKTI KE BURUH
Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat (Disnakertrans Jabar) akan
melakukan pengawasan terhadap pembayaran THR buruh. Ini dilakukan untuk memastikan
perusahaan memenuhi aturan yang sudah ditetapkan.
Untuk perusahaan yang masih terdampak pandemi covid-19 dan belum mampu membayar THR,
Kepala Disnakertrans Jabar Rachmat Taufik mengatakan harus membuktikan ketidakmampuan
kepada pekerja/buruh lewat laporan keuangan yang transparan.
Dialog antara perusahaan dan pekerja, kata dia, dapat menjadi salah satu solusi bagi perusahaan
yang tidak mampu memberikan THR. Pemprov Jabar dalam hal ini akan menjadi penengah dalam
dialog tersebut untuk mencapai kesepakatan.
Ia mengatakan bila nantinya kedua belah pihak sepakat, pihaknya akan memberi keringanan
pada mereka. Namun, keringanan yang dapat ditolerir sesuai surat edaran menaker.
563

