Page 426 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 426
Judul Buruh Outsourcing Ancam Demo PLN soal THR, Salah Sasaran?
Nama Media detik.com
Newstrend Aksi Mogok Pegawai PLN
Halaman/URL https://finance.detik.com/energi/5601394/buruh-outsourcing-ancam-
demo-pln-soal-thr-salah-sasaran
Jurnalis Soraya Novika
Tanggal 2021-06-11 07:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Para buruh outsourcing PT PLN (Persero) mengancam akan melakukan demo hingga mogok
kerja. Ancaman ini karena tunjangan hari raya (THR) buruh outsourcing PLN yang berjumlah
hampir 100.000 orang tak dibayar pada Lebaran 2021. "THR kemarin, THR yang diterima oleh
outsourcing PLN di seluruh Indonesia itu adalah tidak sesuai aturan, baik surat edaran Menteri,
baik peraturan pemerintah No.78 tahun 2015 maupun peraturan yang selama ini berlaku hampir
10-15 tahun terakhir," ungkap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/6/2021).
BURUH OUTSOURCING ANCAM DEMO PLN SOAL THR, SALAH SASARAN?
Para buruh outsourcing PT PLN (Persero) mengancam akan melakukan demo hingga mogok
kerja. Ancaman ini karena tunjangan hari raya (THR) buruh outsourcing PLN yang berjumlah
hampir 100.000 orang tak dibayar pada Lebaran 2021.
"THR kemarin, THR yang diterima oleh outsourcing PLN di seluruh Indonesia itu adalah tidak
sesuai aturan, baik surat edaran Menteri, baik peraturan pemerintah No.78 tahun 2015 maupun
peraturan yang selama ini berlaku hampir 10-15 tahun terakhir," ungkap Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers secara virtual, Kamis
(10/6/2021).
THR buruh outsourcing tidak dibayar sesuai aturan sebab tunjangan kinerja dan tunjangan delta
para buruh saat menjelang Lebaran 2021 kemarin tiba-tiba dijadikan tidak tetap. Biasanya, kedua
tunjangan itu adalah tunjangan tetap, sehingga THR yang dibayarkan berkurang. Biasanya THR
buruh outsourcing PLN meliputi gaji pokok dan kedua tunjangan tersebut. Akan tetapi, untuk
tahun ini hanya dihitung berdasarkan gaji pokoknya saja.
"THR nya dibayar sekadarnya, ada yang dibayar Rp 1 juta, Rp 2 juta, THR 2021, terus di mana
Menteri, di mana Negara," katanya.
425

