Page 443 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 443

Judul               Layanan Belum Berperspektif Jender
                Nama Media          Kompas
                Newstrend           Perlindungan PMI
                Halaman/URL         Pg8
                Jurnalis            Son
                Tanggal             2021-06-11 04:10:00
                Ukuran              219x103mmk
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 94.170.000

                News Value          Rp 282.510.000
                Kategori            Ditjen Binapenta
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              negative  -  Avyanthi  Azis  (peneliti)  Padahal,  kita  sudah  lama  mempunyai  perhatian  untuk
              pengarusutamaan jender melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000, tetapi sampai saat ini
              sulit diterapkan. Aspek responsif jender belum terlihat dari LTSA meski kebanyakan calon PMI
              yang akan keluar negeri itu perempuan

              negative - Savitri Wisnuwardhani (Sekretariat Nasional JBM) Hingga kini LTSA ada di 45 daerah
              di tingkat provinsi dan kabupaten. Dari pantauan yang teridentifikasi organisasi pekerja migran
              dan  organisasi  pemerhati  pekerja  migran  Indonesia,  banyak  praktik  minim  perlindungan
              sehingga fungsi LTSA tidak berjalan maksimal



              Ringkasan

              Layanan satu atap bagi pekerja migran yang mayoritas perempuan dinilai belum berperspektif
              hak asasi manusia dan jender. Layanan yang diberikan pemerintah di beberapa daerah itu belum
              terpadu  dan  hanya  dipahami  sebatas  layanan  administrasi.  Sejauh  ini  sosialisasi  mengenai
              layanan  terpadu  satu  atap  (LTSA) masih  minim.  Akibatnya,  pengetahuan  para  calon  pekerja
              migran Indonesia (PMI) juga rendah. Begitu juga pengetahuan pemerintah desa tentang LTSA
              baru 20 persen.



              LAYANAN BELUM BERPERSPEKTIF JENDER

              Layanan satu atap bagi pekerja migran yang mayoritas perempuan dinilai belum berperspektif
              hak asasi manusia dan jender. Layanan yang diberikan pemerintah di beberapa daerah itu belum
              terpadu dan hanya dipahami sebatas layanan administrasi.

              Sejauh  ini  sosialisasi  mengenai  layanan  terpadu  satu  atap  (LTSA)  masih  minim.  Akibatnya,
              pengetahuan para calon pekerja migran Indonesia (PMI) juga rendah. Begitu juga pengetahuan
              pemerintah desa tentang LTSA baru 20 persen.



                                                           442
   438   439   440   441   442   443   444   445   446