Page 231 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 231
Judul Kemnaker Tegaskan Pekerja Kontrak dan Outsourcing Berhak Terima
THR
Nama Media geosiar.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://geosiar.com/2021/04/25/kemnaker-tegaskan-pekerja-kontrak-
dan-outsourcing-berhak-terima-thr/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-25 12:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang
rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) THR wajib dibayar penuh dan tepat waktu. Dalam
pembayaran THR tidak ada perbedaan status kerja. Para pekerja outsourcing maupun pekerja
kontrak, asalkan telah bekerja selama 1 bulan atau lebih dan masih memiliki hubungan kerja
pada saat hari keagamaan berlangsung, maka berhak mendapatkan THR juga
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) Dari perhitungan upah tersebut, tidak menutup
kemungkinan perusahaan juga dapat memberikan THR yang nilainya lebih besar dari peraturan
perundang-undangan, dimana hal tersebut terlebih dahulu ditetapkan dalam perjanjian kerja,
peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang selama ini memang
telah dilakukan oleh perusahaan
Ringkasan
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos)
Kemnaker, Indah Anggoro Putri memastikan pekerja dengan status outsourcing (alih daya),
kontrak ataupun pekerja tetap berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan.
Pembayaran THR Keagamaan tersebut dipertegas melalui Surat Edaran (SE) Nomor
M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan
Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Pada prinsipnya, aturan ini mewajibkan
pengusaha untuk memberi THR Keagamaan secara penuh kepada pekerja/buruhnya pada H-7
Lebaran.
230

