Page 322 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 322
KOMISI I DPRD BONTANG MINTA PERUSAHAAN PATUH BAYAR THR KARYAWAN
Komisi I DPRD Bontang minta perusahaan patuh bayar THR karyawan. Paling lambat 7 hari
sebelum Idulfitri 1442 Hijriah.
Akurasi.id, Bontang – Menjelang Idulfitri, biasanya perusahaan memberikan Tunjangan Hari
Raya (THR) kepada karyawan yang sudah bekerja selama 1 tahun di perusahaan tersebut. Hal
tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Upah dan Per
Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR bagi pekerja.
Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Muhammad Irfan,
meminta perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang untuk patuh membayarkan THR tersebut
kepada para karyawannya paling lambat 7 hari sebelum lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.
“Menurut peraturan pemerintah tersebut, ketentuannya apabila minimal sudah satu tahun
bekerja maka diberikan satu kali gaji. Bila belum, dibayarkan sesuai perhitungan yang sudah
ditentukan,” sebut Irfan saat dikonfirmasi, Sabut (24/4/2021).
Lanjut dia, pihak perusahaan harus tetap memberikan hak karyawan dalam hal ini THR, kalau
memang 12 bulan berarti wajib mendapatkan 1 gaji pokok, jika kurang dari 1 tahun maka dia
proporsional.
“Artinya dari gaji pokok itu dibagi 12 maka ketemu lah. Dan apabila dengan adanya pandemi
covid-19 ini mungkin ada sedikit perusahaan yang penghasilannya menurun, itu tetap mengacu
pada undang-undang bahwa THR harus dibayarkan,” bebernya.
Walaupun dalam pembayarannya yang berbeda, lanjut Irfan, bagi perusahaan yang tidak
memungkinkan untuk membayar THR sebelum Lebaran, disebut bisa dengan mencicil entah
dalam 2 atau 3 kali bayar.
“Tergantung kesepakatan antara perusahaan dengan karyawan yang bersangkutan. Tentunya
dengan deadline. Kalau memang kondisi ekonomi perusahaan sedang turun, sebagai karyawan
harus memahami itu, dan memaklumi kalau perusahaan membayar THR secara berangsur-
angsur,” sebut Irfan.
Politisi PAN itu menyebutkan, pandemi Covid-19 bukan alasan bagi perusahaan untuk tidak
membayarkan hak kepada karyawannya. Dirinya juga memaklumi tidak semua perusahaan yang
bisa membayarkan THR ke karyawannya akibat terdampak kondisi pandemi.
“Semoga untuk THR ini, perusahaan-perusahaan yang ada di Bontang bisa memberikan apa
yang diminta oleh karyawan. Sehingga tidak ada permasalahan terkait THR di Kota Bontang,”
pungkasnya. (*) Penulis: Rezki Jaya Editor: Rachman Wahid
321

