Page 455 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 455

SOAL PEMBAYARAN THR, DISNAKER SULTENG: KEPALA DAERAH HARUS BERIKAN
              KEPASTIAN HUKUM PADA BURUH
              Laporan  Wartawan  TribunPalu.com,  Moh  Salam  TRIBUNPALU.COM,  PALU  -  Mengantisipasi
              timbulnya  keluhan  dalam  pelaksanaan  pembayaran  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Keagamaan
              2021, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah instruksikan sejumlah hal
              kepada bupati dan wali kota.

              Selain  itu  Disnaker  Sulteng  meminta  kepada  Kepala  daerah  tersebut  memberikan  kepastian
              hukum dalam pelaksanaan THR kepada pekerja alias buruh.

              Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Pengawasan Ketenagakerjaan
              (Wasnaker) Joko Pranowo mengatakan, kepala daerah di 13 Kabupaten/kota harus menegakkan
              hukum sesuai kewenangannya pelanggaran pemberian THR Keagamaan 2021.

              "Jadi  penegakan  hukum  tentunya  dengan  memperhatikan  rekomendasi  dari  hasil  pengawas
              ketenagakerjaan," ungkap Joko Pranowo Jumat (23/4/2021) siang.

              Tak  jauh  berbeda  dengan  dilakukan  Disnaker  Sulteng,  masing-masing  Kabupaten/kota  juga
              membentuk Pos  Komando pelaksanaan  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  2021  (Posko THR)
              dengan memperhatikan protokol kesehatan.

              "Hal ini memudahkan pekerja melapor dan mengadu, jadi bisa laporkan di daerahnya masing-
              masing atau langsung menghubungi Disnaker Sulteng secara online maupun Offline," tuturnya.
              Kabid PHI Wasnaker itu berpesan, Bupati/Walikota harus melaporkan data pelaksanaan THR
              Keagamaan 2021 di perusahaan.

              "Nanti  data  pelaksanaan  THR  itu  ditindaklanjuti  yang  telah  dilakukan  kepada  Kementerian
              Ketenagakerjaan," pungkas Joko.

              Sebelumnya  Menteri  Ketenagakerjaan  telah  mengeluarkan  edaran  dengan  nomor
              M/6/HK.04.IV/2021  tentang  pelaksanaan  pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  tahun
              2021, bagi pekerja/buruh di perusahaan.

              Kabid PHI Wasnaker itu menyebutkan, pemberian THR paling lambat H-7 sebelum Idulfitri.

              "Aturannya itu pemberian THR maksimal H-7 atau kalau sesuai kalender itu sekitar 7 Mei 2021,"
              katanya. (*).



























                                                           454
   450   451   452   453   454   455   456   457   458   459   460