Page 59 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 APRIL 2021
P. 59
Judul Kemnaker: pekerja kontrak dan outsourcing berhak terima THR
Nama Media newssetup.kontan.co.id
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://newssetup.kontan.co.id/news/kemnaker-pekerja-kontrak-dan-
outsourcing-berhak-terima-thr
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-26 05:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) THR wajib dibayar penuh dan tepat waktu. Dalam
pembayaran THR tidak ada perbedaan status kerja. Para pekerja outsourcing maupun pekerja
kontrak, asalkan telah bekerja selama 1 bulan atau lebih dan masih memiliki hubungan kerja
pada saat hari keagamaan berlangsung, maka berhak mendapatkan THR juga
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) Dari perhitungan upah tersebut, tidak menutup
kemungkinan perusahaan juga dapat memberikan THR yang nilainya lebih besar dari peraturan
perundang-undangan, dimana hal tersebut terlebih dahulu ditetapkan dalam perjanjian kerja,
peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang selama ini memang
telah dilakukan oleh perusahaan
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker) THR Keagamaan wajib diberikan dalam bentuk uang
rupiah dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, sesuai aturan pekerja dengan status outsourcing
(alih daya), kontrak, ataupun pekerja tetap (PKWT dan PKWTT) berhak menerima tunjangan
hari raya (THR) keagamaan. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga
Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan, terdapat tiga jenis
pekerja/buruh yang berhak memperoleh THR keagamaan.
58

