Page 448 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 448

Judul               Puan Maharani: DPR Akan Terus Membahas Omnibus Law RUU Cipta
                                    Kerja
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://bisnis.tempo.co/read/1375855/puan-maharani-dpr-akan-terus-
                                    membahas-omnibus-law-ruu-cipta-kerja
                Jurnalis            Reporter:
                Tanggal             2020-08-14 16:50:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Ringkasan

              Ketua DPR  Puan Maharani  memastian bahwa lembaganya akan terus melanjutkan pembahasan
              Omnibus Law  Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Menurut dia, pembahasan akan
              dilakukan secara cermat, hati-hati, transparan, dan terbuka.

              "Yang terpenting  adalah  mengutamakan kesinambungan  kepentingan  nasional,  baik di  masa
              sekarang maupun di masa yang akan datang," kata Puan dalam pidato pembukaan masa sidang
              di Gedung DPR/DPD/MPR, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.



              PUAN MAHARANI: DPR AKAN TERUS MEMBAHAS OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA

              TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR  Puan Maharani  memastian bahwa lembaganya akan terus
              melanjutkan  pembahasan    Omnibus  Law    Rancangan  Undang-Undang  (RUU)  Cipta  Kerja.
              Menurut dia, pembahasan akan dilakukan secara cermat, hati-hati, transparan, dan terbuka.

              "Yang terpenting  adalah  mengutamakan kesinambungan  kepentingan  nasional,  baik di  masa
              sekarang maupun di masa yang akan datang," kata Puan dalam pidato pembukaan masa sidang
              di Gedung DPR/DPD/MPR, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.
              Sehingga,  kata  dia,  UU Cipta  Kerja  yang  nanti dihasilkan  bisa  memiliki legitimasi yang kuat.
              "Untuk menjaga kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata dia.

              Pernyataan ini disampaikan Puan, saat massa di luar gedung DPR berunjuk rasa menolak  RUU
              Cipta Kerja  . Massa aksi berasal dari beberapa elemen organisasi, seperti Front Perjuangan
              Rakyat, Front Mahasiswa Nasional, hingga Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI).

              Bukan hanya masyarakat sipil, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad
              Taufan  Damanik  sehari  sebelumnya  mengatakan  RUU  Cipta  Kerja  banyak  menimbulkan
              kekecewaan  dari  masyarakat.  Pembahasan  RUU  ini  dianggap  tergesa-gesa  dan  sangat  kecil
              ruang partisipasi bagi yang lainnya.



                                                           447
   443   444   445   446   447   448   449   450   451   452   453