Page 563 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 563
KEMNAKER BANTU KORBAN PHK PEKERJA PEREMPUAN
Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia serahkan Bantuan Program Pemberdayaan
Tenaga Kerja Mandiri untuk kelompok pekerja perempuan ter-dampak Covid-19 di Kabupaten
Purwakarta.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, bantuan ini berupa pelatihan dan stimulan
modal. Sehingga, nantinya para pekerja perempuan yang terkena PHK atau dirumahkan bisa
berwirausaha secara mandiri.
"Khusus untuk kelompok kerja perempuan dan ini diberikan kepada teman-teman yang
dirumahkan atau di PHK. Bentuknya adalah berupa pelatihan dan stimulan modal sehingga
nantinya mereka bisa membuka usaha secara mandiri," kata Ida Fauziah saat berada di acara
yang digelar di Ballroom Hotel Prime Plaza, Kawasan Industri Bukit Indah, Purwakarta, Kamis
(13/08/2020).
Ida memberikan alasan, kenapa hanya perempuan yang dipilih mendapatkan bantuan tersebut.
Menurutnya, perempuan lebih terdampak akibat pan-demi Covid-19 ini, disamp-ing para pekerja
laki-laki pun mendapatkan dampak serupa.
"Dulu kelompok kerja laki-laki lebih sering mendapatkan bantuan, jadi kali ini kita memberikan
porsi untuk perempuan. Sebelum acara ini, saya banyak berkomunikasi dengan serikat pekerja
dan buruh perempuan, mereka banyak bercerita dan menyampaikan keluh kesah mereka setelah
di phk dan di rumahkan akibat pandemi," ungkapnya.
Ia merasa, bahwa mereka (pekerja perempuan) membutuhkan pendampingan dan modal, itulah
alasan kenapa sekarang memberikan kepada perempuan. Tidak lupa, ia pun berpesan untuk
semua agar mereka (pekerja) tetap kuat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.
'Teman-teman tetap survive, tetap semangat menghadapi pandemi saat ini, kita tidak boleh
kalah, tidak boleh menyerah dalam menghadapinya," imbuhnya.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyambut baik kegiatan yang digelar oleh Kemnaker
ini. Menurutnya, program Kemnaker RI ini hampir sama dengan programnya yang sudah berjalan
selama pandemi Covid-19 ini.
"Kami menyambut baik program ini. Tentu saja selain itu pemkab sudah menyiapkan program
yang sama, yaitu memberikan stimulus kepada tenaga kerja yang dirumahkan, kita menyiapkan
1000 penerima untuk tahap kedua yang masing-masing pelaku usaha menerima sejumlah 2 juta
rupiah," kata Anne.
Ia menjelaskan, program ini merupakan antisipasi dari pemerintah baik itu pemerintah pusat
maupun daerah dalam mengantisipasi dampak lain dari Pandemi Covid-19. "Program ini, bentuk
pemerintah mengantisipasi dampak ekonomi Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat,"
jelasnya.
Selain itu, menurut data Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag)
Purwakarta ada lebih dari 8000 pelaku UMKM.
"Jumlahnya sangat banyak, pelaku UMKM tersebar dihampir semua titik di Purwakarta. Saat ini,
mereka terbantu oleh adaptasi kebiasaan baru/new normal yang saat ini sudah dijalankan. Dan
tempat wisata yang saat ini sudah mulai beroperasi serta menarik pengunjung yang datang,
kembali mendorong perekonomian masyarakat," pungkasnya. (adi/1)
562

