Page 601 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 601

Akan tetapi baru-baru ini, kabar itu justru disumirkan dengan tersebarnya informasi di media
              sosial  bahwa  hanya  dengan  KTP  elekronik  (KTP-el)  semua  karyawan  swasta  yang bergaji  di
              bawah  Rp5  juta  bisa  mendapatkan  subsidi  gaji  tersebut.  Akun  Facebook  Rudi  Wijaya  yang
              mengunggah  kabar  itu  pada  12  Agustus  2020,  menarasikan  bahwa  para  karyawan  cukup
              menyiapkan KTP-el untuk bisa mendapat Rp600.000 dari pemerintah. Bahkan akun tersebut juga
              menyertakan link atau tautan yang diklaim sebagai cara mendapatkan bantuan Rp600.000. “Yg
              gaji dibawah 5 juta dan KTP nya elektronik udah bisa dapat kompensasi Per Tgl 1 September
              2020 sebesar Rp. 600.000 untuk biaya #dirumahaja. Silakan cek apakah nama anda tercantum,
              dan cocokkan dengan NIK E-KTP anda melalui link berikut ini: https://s.id/ ektp-covid19,” tulis
              akun  Facebook  Rudi  Wijaya.  Jika  ditelusuri  lebih  lanjut  melalui  situs  pencari  Google  Search
              dengan  memasukkan  kata  kunci  bantuan  600  ribu  karyawan  swasta,  maka  akan  muncul
              beberapa artikel terkait dengan hal itu. Salah satunya adalah artikel berjudul Cara Memastikan
              Dapat  Bantuan  Karyawan  Rp  600.000  atau  Tidak  yang  dimuat  laman  kompas.com  pada  12
              Agustus 2020. Dalam artikel itu disebutkan bahwa setiap karyawan akan menerima menerima
              transfer dari pemerintah sebanyak dua kali dengan nominal masing-masing Rp1,2 juta.

              Dengan demikian, setiap karyawan akan menerima bantuan Rp2,4 juta. Sementara untuk bisa
              mengakses  bantuan  itu,  dalam  artikel  tersebut  disebutkan  beberapa  poin.  Pertama  adalah
              bantuan  subsidi  gaji  hanya  akan  diberikan  kepada  karyawan  yang  terdaftar  di  Badan
              Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). Untuk mengecek kepesertaan,
              bisa dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya via pesan singkat maupun aplikasi BPJSTK
              Mobile. Kedua, nomor rekening calon penerima subsidi harus sudah didaftarkan di BP Jamsostek.
              Pasalnya, subsidi itu akan ditransfer langsung ke nomor rekening masing-masing pekerja. Saat
              ini, BP Jamsostek sedang dalam proses mengumpulkan nomor rekening peserta yang memenuhi
              kriteria sebagai penerima bantuan dari pemerintah. Tautan Hoaks Bukti bahwa unggahan akun
              Facebook Rudi Wijaya tersebut hoaks adalah ketika link yang ia sematkan ternyata palsu. Saat
              link itu coba diklik ternyata isinya tidak berkaitan dengan tata cara menerima subsidi gaji yang
              direncanakan pemerintah. Itulah sebabnya kabar bahwa karyawan yang bergaji di bawah Rp5
              juta bisa mendapatkan bantuan itu hanya cukup dengan KTP-el, dipastikan tidak benar. Bantuan
              subsidi upah sebesar Rp600.000 hanya akan diberikan kepada karyawan yang terdaftar di BP
              Jamsostek. Sementara bagi karyawan yang belum terdaftar tidak akan mendapatkan bantuan
              ini. (liputan6.com)


































                                                           600
   596   597   598   599   600   601   602   603   604   605   606