Page 607 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 AGUSTUS 2020
P. 607

kita layangkan ke Polda Sumut, massa aksi juga akan menerapkan protokol Covid-19 dengan
              menggunakan masker dan menajaga jarak


              Ringkasan

              Aliansi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bangkit Sumatera Utara (Gerbang Sumut)
              berencana melakukan aksi unjuk rasa menolak disahkannya Rancangan Undang Undang (RUU)
              Ominibus Law Cipta Kerja pada 18 Agustus 2020.


              GERBANG SUMUT GELAR AKSI PEMANASAN TOLAK OMNIBUS LAW 18 AGUSTUS INI

              Medan | Jurnal Asia  Aliansi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bangkit Sumatera Utara
              (Gerbang  Sumut)  berencana  melakukan  aksi  unjuk  rasa  menolak  disahkannya  Rancangan
              Undang Undang (RUU) Ominibus Law Cipta Kerja pada 18 Agustus 2020.
              Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumatera Utara (DPW
              FSPMI Sumut), Willy Agus Utomo mengatakan, aksi ini merupakan aksi pemanasan buruh di
              Sumut jelang Aksi Mogok Buruh secara Nasional yang akan dilaksanakan pada 25 Agustus 2020
              mendatang.
              "Aksi ini diikuti 7 Elemen serikat pekerja serikat buruh di Sumut, dan tujuan aksi kita pusatkan
              di Kantor Gubsu dan DPRD Sumut, katanya melalui siaran pers, Jumat (14/8/20).

              Menurut Willy, Omnibus Law itu merupakan UU yang hanya menguntungkan  pengusaha saja
              bahkan menghilangkan banyak hak buruh yang sudah ada.

              "Pesangon  buruh  ketika  di  PHK  hilang,  upah  murah  dengan  hilangnya  UMK  dan  UMSK,
              Outsourcing buruh kontrak seumur hidup dan lain lain. Ini merupakan undang undang terburuk
              di dunia perburuhan nantinya," ketusnya.

              Selain hak normatif buruh, pekerja asing non skil juga bebas masuk tanpa ada aturan yang ketat,
              dan kepastian pekerjaan bagi kaum buruh sudah tidak ada lagi. Sementara, Suhib Nuridho dari
              DPP Serbundo menambahkan, sudah selayaknya pemerintah mendengar suara kaum buruh yang
              akhir ini ekonominya menurun drastis akibat kebijakan pemerintah yang dalam 5 tahun terakhir
              memberikan  kemudahaan  kepada  para  pengusaha.  Ditambah  lagi  pandemi  coroba  belum
              berkahir.

              Jamontang  Sirait  dari  SPI-KPBI  mengungkapkan,  jika  pemerintah  tetap  kekeh  terhadap
              penolakan  buruh,  Gerbang  Sumut  akan  melakukan  konsolidasi  dengan  seluruh  elemen
              masyarakat untuk aksi bersama. Diantaranya, mahasiswa, kaum tani, aktifis lingkungan, dan
              orgnaisasi perjuangan rakyat lainya.

              Sekretaria FSPMI Sumut, Tony Rickson Silalahi menyampaikan, pihaknya dalam aksi nanti akan
              mengerahkan Seribuan buruh, yang merupakan perwakilan buruh dari berbagai daerah di Kota
              Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Labuhan Batu.

              "Hari  ini  pemberitahuan  aksi  sudah  kita  layangkan  ke  Polda  Sumut,  massa  aksi  juga  akan
              menerapkan  protokol  Covid-19  dengan  menggunakan  masker  dan  menajaga  jarak,"
              pungkasnya.(nty).





                                                           606
   602   603   604   605   606   607   608   609   610   611   612