Page 601 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 601

INI SYARAT KARYAWAN SWASTA BISA DAPAT BANTUAN RP 600 RIBU PER BULAN
              DARI PEMERINTAH

              TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA  - Pemerintah akan memberi  bantuan  bagi  karyawan swasta
              dengan gaji di bawah Rp 5 Juta per bulan.

              Syaratnya,  karyawan  harus  terdaftar  di  Badan  Penyelenggara  Jaminan  Sosial  (BPJS)
              Ketenagakerjaan.
              "Fokus bantuan pemerintah ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar
              di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji
              di  bawah  Rp  5  juta  per  bulan,"  kata  Ketua  Pelaksana  Komite  Penanganan  Covid-19  dan
              Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).
              Erick  menyebut,  setiap    karyawan  swasta    yang  memenuhi  syarat  nantinya  akan  mendapat
              bantuan  Rp 600.000 per bulan selama empat bulan.

              Erick menyebut Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian
              Ketenagakerjaan di bulan September 2020 ini.

              "( Bantuan) akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga
              tidak akan terjadi penyalahgunaan," ujarnya.

              Menteri BUMN ini menyebut, tujuan pemerintah menggelontorkan  bantuan  gaji tambahan ini
              adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

              "Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," kata
              Erick.

              Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, rencana pemberian  bantuan  ini merupakan salah
              satu agenda dalam rangka penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

              Pemerintah, kata dia, akan memberikan santunan kepada pegawai swasta dengan gaji di bawah
              Rp 5 juta per bulan.
              "Pemerintah sedang kaji untuk menyiapkan pemberian  bantuan  gaji kepada 13 juta pekerja
              yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta," kata Sri Mulyani, dalam konferensi pers virtual, Rabu
              (5/8/2020).

              Mantan  Direktur  Pelaksana  Bank  Dunia  itu  menambahkan,  untuk  merealisasikan  rencana
              tersebut, anggaran belanja yang dibutuhkan akan mencapai Rp 31,2 triliun.

              Melalui rencana dan program PEN lain-nya, Sri Mulyani berharap anggaran yang telah disiapkan
              pemerintah guna merespons pukulan telak dari pandemi Covid-19 dapat segera tersalurkan.

              "Ini dilakukan karena sampai dengan Agustus ini penyerapan program PEN masih dirasa perlu
              untuk ditingkatkan," katanya.

              Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) berencana memberi santunan alias
              bagi-bagi uang kepada buruh swasta yang upahnya di bawah Rp 5 juta per bulan.

              Uang yang dibagikan tersbeut bukanlah dana  bantuan  sosial atau bansos COVID-19 ( virus
              corona) atau yang lebih dikenal dengan  bantuan  langsung tunai.


              Kini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menyediakan dana sebesar Rp 31,2 triliun
              untuk kaum buruh yang terimbas pandemi COVID-19.
                                                           600
   596   597   598   599   600   601   602   603   604   605   606