Page 597 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 597

ERICK THOHIR: GAJI TAMBAHAN UNTUK PEKERJA RP 600 RIBU PER BULAN CAIR
              SEPTEMBER
              Menteri BUMN, sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
              Nasional,    Erick  Thohir    menjelaskan  soal    bantuan  gaji    tambahan  kepada  pekerja  dengan
              pendapatan tertentu dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (  BLT  ).

              "Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
              di bulan September 2020 ini," kata Erick Thohir melalui keterangan tertulis, Kamis, 9 Agustus
              2020.

              Adapun pemerintah akan menyiapkan bantuan tersebut senilai Rp 31,2 triliun untuk disebarkan
              kepada sekitar 13 juta pekerja berpenghasilan di bawah Rp 5 juta. Nilai bantuan yang akan
              diberikan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama masa 4 bulan.

              Lebih jauh Erick menjelaskan skema pemberian BLT itu ditujukan bagi pekerja non PNS dan
              BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150 ribu per bulan
              atau  setara  gaji  di  bawah  Rp5  juta  per  bulan.'    Nantinya  uang  bantuan  tersebut  langsung
              ditransfer kepada rekening pekerja masing-masing.

              "Diberikan  per  dua  bulan  ke  rekening  masing-masing  pekerja  sehingga  tidak  akan  terjadi
              penyalahgunaan," ucap Erick.

              Dia menjelaskan tujuan dari program tersebut adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat.
              Hal  ini  penting  untuk  menggerakkan  perekonomian  dan  mendorong  pemulihan  ekonomi.
              "Pemerintah  juga  telah  memiliki  program  bantuan  untuk  rakyat  miskin  dan  pekerja  yang
              terdampak pemutusan hubungan kerja melalui Program Kartu Pra Kerja," tuturnya.

              Program BLT berupa gaji tambahan itu melengkapi sejumlah program pemulihan ekonomi yang
              akan dijalankan pemerintah, mulai dari bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program
              keluarga harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM. Dalam pelaksanaannya, kata Erick,
              diperlukan waktu serta data yang akurat, dan koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan
              realisasi bantuan tersebut secara tepat.

              "Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
              pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
              agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit," ucap Erick.

              Adapun  dua  hal  yang  menjadi  fokus  dalam  upaya  percepatan  pemulihan  ekonomi,  dengan
              memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Pertama, untuk
              masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
              bunga  dan  kredit.  Selanjutnya,  juga  dilakukan  percepatan  penyerapan  tenaga  kerja  melalui
              proyek-proyek padat karya.

              Lalu  fokus  kedua,  percepatan  pemulihan  ekonomi  harus  berjalan  beriringan  dengan  upaya
              kesehatan  dan  membangun  rasa  aman  di  tengah  pandemi.  Rasa  aman  dapat  mendorong
              masyarakat  tingkat  menengah  ke  atas  untuk  mulai  berani  membelanjakan  uang  atau
              tabungannya pada sektor-sektor produktif maupun investasi, dengan begitu diharapkan akan
              menggerakkan  perekonomian  di Indonesia..









                                                           596
   592   593   594   595   596   597   598   599   600   601   602