Page 623 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 623
beberapa waktu lalu. Pengusaha UMKM sangat kecil itu bentuknya bantuan produktif jadi bukan
pinjaman ini anggarannya Rp 30 triliun
negative - Eko Dafid Afianto (CEO Cyrus Network) Pada survei kali ini masyarakat merasa bansos
tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup. Dimana jumlahnya cukup tinggi mencapai 68,5
persen
positive - Eko Dafid Afianto (CEO Cyrus Network) Sisanya, 0,9 persen responden tidak menjawab.
Jadi bansos tunai tercatat paling banyak diterima masyarakat
Ringkasan
Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia juga ekonomi
dunia, semua negara terdampak termasuk Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan angka output perekonomian atau Produk
Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 negatif. PDB Indonesia periode April-
Juni 2020 terkontraksi atau minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PEMERINTAH SIAPKAN STIMULUS TAMBAHAN BAGI PEKERJA UNTUK DORONG
KONSUMSI MASYARAKAT
Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia juga ekonomi
dunia, semua negara terdampak termasuk Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan angka output perekonomian atau Produk
Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 negatif. PDB Indonesia periode April-
Juni 2020 terkontraksi atau minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Terdapat dua hal yang menjadi fokus dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi , dengan
memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk
masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
bunga dan kredit.
Selanjutnya juga dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui proyek-proyek padat
karya. Upaya percepatan pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan upaya kesehatan
dan membangun rasa aman di tengah pandemi ini.
Rasa aman dapat mendorong masyarakat tingkat menengah ke atas untuk mulai berani
membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-sektor produktif maupun investasi, dengan
begitu diharapkan akan menggerakkan perekonomian di Indonesia.
"Program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup banyak namun saling
berkesinambungan, seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga
harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM, dibutuhkan waktu, data yang akurat serta
koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan realisasi bantuan tersebut secara tepat," jelas
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-
19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
"Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit," lanjut dia.
622

