Page 631 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 631

PEMERINTAH SIAPKAN STIMULUS TAMBAHAN BAGI PEKERJA

              Pandemi  Covid-19  telah  mengubah  hampir  seluruh  aspek  kehidupan  manusia  juga  ekonomi
              dunia,  semua  negara  terdampak  termasuk  Indonesia.  Badan  Pusat  Statistik  (BPS)  baru  saja
              mengumumkan  angka  output  perekonomian  atau  Produk  Domestik  Bruto  (PDB)  Indonesia
              periode kuartal II-2020 negatif. PDB Indonesia periode April-Juni 2020 terkontraksi atau minus
              5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

              Terdapat  dua  hal  yang menjadi  fokus  dalam  upaya  percepatan  pemulihan  ekonomi,  dengan
              memberikan  stimulus ekonomi  yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk
              masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
              bunga dan kredit.

              Selanjutnya juga dilakukan percepatan penyerapan tenaga kerja melalui proyek-proyek padat
              karya. Upaya percepatan  pemulihan ekonomi  ini berjalan beriringan dengan upaya kesehatan
              dan membangun rasa aman di tengah pandemi ini.

              Rasa  aman  dapat  mendorong  masyarakat  tingkat  menengah  ke  atas  untuk  mulai  berani
              membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-sektor produktif maupun investasi, dengan
              begitu diharapkan akan menggerakkan perekonomian di Indonesia.

              "Program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup banyak namun saling
              berkesinambungan, seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga
              harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM, dibutuhkan waktu, data yang akurat serta
              koordinasi  dengan  banyak  pihak  untuk  melakukan  realisasi  bantuan  tersebut  secara  tepat.
              Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
              pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
              agar kesehatan pulih, dan ekonomi pun bangkit," jelas Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik
              Negara  (BUMN)  Erick  Thohir  sebagai  Ketua  Pelaksana  Komite  Penanganan  Covid-19  dan
              Pemulihan Ekonomi Nasional.

              Erick  Thohir  turut  mengkonfirmasi  pernyataan  Menteri  Keuangan  Sri  Mulyani  kemarin  (5/8)
              bahwa  stimulus  selanjutnya  dari  pemerintah  adalah  bantuan  gaji  tambahan  kepada  pekerja
              dengan pendapatan tertentu dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

              "Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak
              pemutusan  hubungan  kerja  melalui  Program  Kartu  Pra  Kerja.  Tujuan  pemerintah
              menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal
              ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," jelas Erick
              Thohir.

              "Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
              di bulan September 2020 ini. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non
              PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150 ribu
              per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bantuan sebesar Rp 600 ribu
              per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing
              pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan," pungkasnya..









                                                           630
   626   627   628   629   630   631   632   633   634   635   636