Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MARET 2021
P. 24
Sudah sebulan ini, penyebaran virus asal Wuhan, China itu, terus alami penurunan. Angka
penambahan kasus positifnya tidak seganas di awal Tahun Baru yang mencapai hingga 15 ribu
per hari. Kemarin, kasus positif bertambah sebesar 6.389 orang dengan angka yang sembuh di
atas 7 ribu. Ida mengakui, program pemerintah berupa bantuan subsidi upah atau gaji (BSU) itu
tidak dialokasikan di APBN 2021. Namun, menurut Menteri dari PKB itu, program itu telah
dialihkan menjadi program kartu prakerja.
AWALNYA MAU TERSENYUM, RAKYAT KEMBALI MENANGIS
Penyebaran virus Corona sekarang ini mulai bikin lega. Kasus positif harian terus menunjukkan
angka penurunan. Tapi, kabar baik ini justru dinodai oleh kabar yang kurang baik. Subsidi gaji
bagi pegawai berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan dihapus, santunan kematian juga
dihapus. Listrik bagi orang miskin yang selama ini gratis, sekarang hanya didiskon 50 persen.
Akhirnya, rakyat yang tadinya mau tersenyum karena Corona turun, eh jadi mewek lagi
mendengar berbagai kabar buruk itu.
Sudah sebulan ini, penyebaran virus asal Wuhan, China itu, terus alami penurunan. Angka
penambahan kasus positifnya tidak seganas di awal Tahun Baru yang mencapai hingga 15 ribu
per hari. Kemarin, kasus positif bertambah sebesar 6.389 orang dengan angka yang sembuh di
atas 7 ribu.
Jubir Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, data penanganan pandemi
corona di sejumlah provinsi prioritas. 4 provinsi besar mengalami penurunan kasus aktif 4 pekan
berturut-turut. "DKI, Jatim, Bali dan Sumbar menunjukkan penurunan konsisten selama 4
minggu terakhir," kata Prof Wiku dalam jumpa pers virtual, kemarin.
Ini tentu menjadi kabar baik. Sebab, salah satu standar WHO, pandemi di suatu wilayah
terkendali adalah kasus turun 4 minggu berturut-turut. "Namun ada juga provinsi yang
menunjukkan perkembangan kurang baik yaitu Kalsel, Papua, dan Aceh," tutur dia.
Sayangnya, di waktu yang hampir bersamaan, ada kabar buruk bagi kalangan bawah yang
selama ini paling terkena dampak dari penyebaran Corona. Apa itu? Teranyar adalah subsidi listri
bagi pelanggan golongan 450volt ampere (VA). Sebelumnya, listrik yang dipakai golongan orang
kecil itu digratiskan selama pandemi, tapi mulai bulan depan, hanya dapat insentif 50 persen
saja.
"Dengan membaiknya perekonomian nasional, kemudian diputuskan bahwa pemberian dikson
tarif yaitu untuk golongan rumah tangga dan industri serta bisnis yang kecil yang 450 VA akan
diberikan sebesar 50 persen. Tidak lagi 100 persen, tetapi 50 persen," ujar Direktur Jenderal
Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, dalam konferensi pers virtual, kemarin.
Pemangkasan besaran diskon tarif juga diberlakukan bagi pelanggan golongan 900 VA subsidi.
Pada periode-periode sebelumnya, golongan ini menerima diskon sebesar 50 persen, namun
mulai April mendatang menjadi 25 persen. "Untuk triwulan II kita tetapkan diberikan 25
persennya saja. Itu untuk diskon," ucapnya.
Sebelumnya, pemerintah memperpanjang pemberian stimulus diskon listrik bagi pelanggan
golongan 450volt ampere (VA) dan 900 VA subsidi. Stimulus yang sudah mulai dilaksanakan
sejak April tahun lalu itu, akan diperpanjang hingga Juni 2021.
Selain soal listrik, santunan kematian bagi ahli waris pasien Covid-19 sudah lama dihapus oleh
Kementerian Sosial (Kemensos). Padahal, di tahun 2020, keluarga korban Covid-19 mendapat
santunan kematian dari pemerintah sebesar Rp 15 juta.
23

