Page 327 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 NOVEMBER 2020
P. 327

KABUPATEN SERANG LEPAS PREDIKAT PENGANGGURAN TERTINGGI DI BANTEN

              Kabupaten Serang terlepas dari predikat sebagai wilayah dengan angka pengangguran tertinggi
              di Banten sejak 2012. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, per Agustus
              2020 angka pengangguran di Kabupaten Serang sebesar 12,22 persen.

              Tingkat pengangguran di Banten per Agustus 2020 tercatat sebesar 10,64 persen atau 661 ribu
              orang.  Jumlahnya  meningkat  2,53  persen  atau  bertambah  sebanyak  171  ribu  orang
              dibandingkan Agustus 2019.

              Masih dari BPS Banten, per Agustus 2020 Kabupaten Tangerang menjadi wilayah dengan angka
              pengangguran tertinggi dengan 13,06 persen, diikuti Kota Cilegon 12,69 persen, dan Kabupaten
              Serang 12,22 persen. Kemudian peringkat berikutnya ditempati Kabupaten Lebak 9,63 persen,
              Kota Serang 9,26 persen, Kabupaten Pandeglang 9,15 persen, Kota Tangerang 8,63 persen, dan
              Kota Tangerang Selatan 8,48 persen.

              Kepala  BPS  Banten  Adhi  Wiriana  mengatakan  pandemi  COVID-19  telah  berdampak  pada
              penurunan perekonomian, termasuk menimbulkan kenaikan angka pengangguran. Ia menyebut
              ada 1,84 juta orang di Banten yang terdampak COVID-19 atau 19,18 persen. Jumlah tersebut,
              rinci  Adhi,  terdiri  dari  pengangguran  karena  COVID-19  sebanyak  205  ribu  orang  dan  bukan
              angkatan kerja 28 ribu orang.


              "Sementara tidak bekerja karena COVID-19 sebanyak 103 ribu orang, dan penduduk bekerja
              yang mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19 sebanyak 1,51 juta orang," ulas Adhi
              dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (6/11/2020).


              Kepala  Bidang  Pembinaan  Tenaga  Kerja  (Binapenta)  Disnakertrans  Kabupaten  Serang  Ugun
              Gurmilang  menyampaikan  dampak  COVID-19  di  sektor  ketenagakerjaan  cukup  besar.  Ia
              mengatakan  Disnakertrans  Kabupaten  Serang  berusaha  menekan  dampak  COVID-19  sejalan
              dengan instruksi dan arahan pimpinan daerah.

              "Agar  tidak  berdampak  parah  terhadap  ketenagakerjaan,  dan  alhamdulillah  beberapa
              perusahaan yang ada di Kabupaten Serang di masa pandemi COVID-19 ini masih ada perekrutan
              tenaga kerja. Walaupun di sisi lain ada perusahaan yang melakukan PHK," urainya.

              Ugun menambahkan Kementerian Ketenagakerjaan hingga Kepala Daerah sudah membuat surat
              edaran terkait pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK) di masa pandemi COVID-19.

              "Bupati  Serang  pun  rutin  menggelar  rapat  koordinasi  dengan  pihak  industri  dalam  upaya
              pencegahan  dampak  negatif  covid-19  terhadap  keberlangsungan  perusahaan  dan  pekerja,"
              ungkapnya.















                                                           326
   322   323   324   325   326   327   328   329   330   331   332