Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 FEBRUARI 2021
P. 66
didampingi Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker Budi Hartawan
serta Sekretaris Daerah Sumut Sabrina.
Ida mengatakan, pelatihan vokasi untuk sumber daya manusia (SDM) di kawasan Danau Toba
menjadi salah satu prioritasnya. Hal itu karena kawasan Danau Toba merupakan kawasan
strategis nasional sebagai satu dari lima destinasi pariwisata superprioritas di Indonesia.
Infrastruktur fisik berupa bandar udara, pelabuhan, jalan nasional, dan jalan tol pun sudah
dibangun. Namun, pembangunan itu harus diikuti peningkatan kemampuan dan keterampilan
SDM agar masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan.
Salah satu cara meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM di kawasan pariwisata Danau
Toba adalah memperbanyak tempat latihan vokasi. Dalam kunjungan kerjanya itu, Ida pun
meresmikan beberapa tempat pelatihan untuk sektor pariwisata, seperti pelatihan hotel dan
pelatihan food and beverage.
Balai latihan kerja diharapkan bisa menjadi tempat untuk mengasah keterampilan angkatan kerja
di sektor industri pariwisata. Selain di balai pelatihan, Ida pun berharap pemerintah daerah juga
memperbanyak sekolah vokasi di bidang pariwisata di sekitar Danau Toba.
Dihantam pandemi
Ida pun mengingatkan, pemerintah dan pelaku industri harus menyadari bahwa pembangunan
pariwisata saat ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Protokol kesehatan pun harus tetap
diterapkan, tetapi industri harus tetap produktif. "Produktivitas sangat penting untuk penciptaan
tenaga kerja di tengah banyaknya pengangguran akibat pandemi Covid-19," kata Ida.
Sebanyak 29,12 juta angkatan kerja di Indonesia terdampak pandemi Covid-19. Dampak yang
dirasakan terdiri dari 2,56 juta orang menjadi pengangguran, 760.000 orang bukan angkatan
kerja menjadi pengangguran, dan 1,77 juta orang tidak bekerja. Dampak paling banyak adalah
pengurangan jam kerja yang berujung pada penurunan pendapatan, yakni 24,03 juta orang.
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani
mengatakan, pemutusan hubungan kerja di industri hotel pun tidak terelakkan. Padahal, industri
hotel dan restoran di Indonesia cukup besar menciptakan lapangan kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagiaan mengatakan, kondisi ketenagakerjaan di
Sumut juga sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. "Salah satu sektor yang paling terdampak
adalah pariwisata. Padahal, sektor itu merupakan salah satu industri andalan di Sumut," kata
Baharuddin. (NSA)
65

