Page 405 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2021
P. 405

Selain  itu,  dalam  waktu  dekat  pihaknya  juga  akan  meneruskan  surat  edaran  kementerian
              tersebut kepada seluruh perusahaan di Lotim. Dengan harapan perusahaan membayarkan THR
              kepada  pekerja  atau  karyawannya.  “Sesuai  surat  edaran,  batas  maksimal  pembayaran  H-7
              lebaran,” jelas Supardi.

              Mengacu pada PP Nomor 26 tahun 2006, besaran THR yang harus diberikan perusahaan kepada
              para karyawan yang masa kerjanya di atas satu tahun adalah sebesar satu bulan upah atau gaji.
              Sementara bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan, díberikan secara proporsional
              sesuai dengan perhitungan.

              Kata Supardi, jika perusahan tidak bisa membayarkan THR kepada karyawannya, maka hal itu
              bisa diadukan ke Disnakertrans Lotim. Adapun hasil laporan tersebut akan menjadi catatan dan
              pihaknya  akan  berupaya  melakukan  mediasi  untuk  mendorong  perusahaan  memenuhi
              kewajibannya.

              Tetap ada kemungkinan perusahaan tidak dapat membayarkan THR. Sebab jangankan THR,
              perusahaan yang membayar gaji karyawan sesuai Upah Mininum Kabupaten (UMK) saja masih
              65 persen. Data terakhir, ada 989 perusahaan yang terdaftar di Lotim persentase kepatuhan
              pembayaran gaji karyawan sesuai UMK masih kendor.

              Ia menerangkan, baru ada 351 perusahaan yang sudah menerapkan pembayaran sesuai UMK.
              Sementara  jumlah  perusahaan  sudah  mendaftarkan  karyawannya  di  BPJS  ketenagakerjaan
              sebesar 791 atau sekitar 79 persen. “BPJS kesehatan sebanyak 251 atau sekitar 25 persen,”
              jelasnya.

              (tih/r5)

              Caption

              HARUS DAPAT THR: Seorang karyawan kebersihan membersihkan lantai di kantor bupati Lotim,
              belum lama ini.






































                                                           404
   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410