Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 DESEMBER 2020
P. 166

Ringkasan

              Pemerintah akhirnya memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari, yaitu tanggal 28, 29, dan
              30 Desember 2020. Semula cuti bersama yang beriringan dengan libur Natal 2020 dan Tahun
              Baru  2021  sebanyak  11  hari.  Keputusan  pemangkasan  ini  diputuskan  dalam  rapat  bersama
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
              Reformasi Bi rokrasi (Menpan-RB), dan Kementerian Agama (Kemenag).



              CEGAH KERUMUNAN, LIBUR AKHIR TAHUN DIPANGKAS

              - Pemerintah akhirnya memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari, yaitu tanggal 28, 29,
              dan 30 Desember 2020. Semula cuti bersama yang beriringan dengan libur Natal 2020 dan Tahun
              Baru  2021  sebanyak  11  hari.  Keputusan  pemangkasan  ini  diputuskan  dalam  rapat  bersama
              Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
              Reformasi Bi rokrasi (Menpan-RB), dan Kementerian Agama (Kemenag).

              "Intinya, kita sesuai arahan Presiden memutuskan bahwa ada libur Natal dan Tahun Baru. Masih
              tetap  ada.  Ditambah  pengganti  Idul  Fitri  satu  hari,"  ujar  Menteri  Koordinator  Pembangunan
              Manusia  dan  Kebudayaan  (Menko  PMK)  Muhadjir  Effendy  melalui  rilis  BNPB  yang  diterima
              Redaksi Okezone pada hari ini, Kamis (3/12).

              Sebelumnya,  pemerintah  juga  telah  menggeser  jatah  cuti  bersama  Idul  Fitri  yang  sedianya
              didapat  pada  Mei  2020.  Namun,  karena  saat  itu  pandemi  Covid-19  masih  dalam  masa  awal
              menyerang, pemerintah memutuskan menggeser cuti bersama tersebut ke akhir tahun dengan
              harapan Covid-19 sudah mulai mereda. Namun, mendekati Desember, jumlah positif Covid-19
              justru mengalami peningkatan. Bahkan, setiap kali libur panjang, jumlah positif Covid-19 akan
              mengalami peningkatan.

              Ini terjadi pada libur panjang Oktober lalu. Muhadjir mengatakan, cuti bersama Natal akan tetap
              libur di tanggal 24 Desember. Kemudian, tanggal 25 Desember juga tetap libur karena Hari Raya
              Natal. Sementara tanggal 26 dan 27 Desember merupakan hari Sabtu dan Minggu yang otomatis
              libur.

              "Ada pun liburnya sebagai berikut, mulai tanggal 24 sampai 27 Desember libur, 24 cuti bersama
              Natal, 25 Hari Raya Natal, kemudian 26 Sabtu dan 27 Minggu," ungkapnya. Kemudian tanggal
              28, 29, 30 De sember tidak libur, tetap masuk kerja seperti biasa. Baru kemudian tanggal 31
              baru  libur sebagai pengganti  Idul  Fitri.  Kemudian  tanggal  1  adalah  otomatis  libur  1  Januari.
              Tanggal 2 hari Sabtu dan 3 Januari hari Minggu.

              Dia  mengatakan  dengan  demikian  ada  pemangkasan  tiga  hari  libur  akhir  tahun.  "Dengan
              demikian,  secara  teknis  ada  pengurangan  libur  dan  cuti  bersama  sebanyak  tiga  hari,  yaitu
              tanggal 28, 29, dan 30 Desember," tuturnya. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mendukung
              kebijakan  pemerintah  memotong  libur  akhir  tahun  di  tengah  pandemi  Covid-19  dari  11  hari
              menjadi hanya delapan hari.

              Dia  memiliki  tiga  alasan  kenapa  mendukung  pemangkasan  itu.  Pertama,  untuk  efisiensi  dan
              efektivitas  karena  berkaitan  dengan  pelayanan  publik.  Kedua,  karena  kasus  positif  Covid-19
              masih tinggi. Sementara pengalaman libur panjang pada Idulfitri 2020 lalu, ada peningkatan
              kasus positif di berbagai daerah.

              "Kenapa dipotong, karena satu reasonnya itu untuk efektivitas dan efisiensi, karena pelayanan
              masyarakat.  Kedua,  dalam  rangka  pencegahan  Covid-19,  karena  pengalaman  waktu  libur
              panjang Lebaran, Covid-19 langsung naik, itu gagasan pe merintah dan DPR juga sepakat supaya


                                                           165
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171