Page 434 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 434

Ia curiga, pasalnya hendak diberangkatkan ke Arbil, Irak.

              Setahu CPMI itu, Arbil merupakan daerah perang.

              Hanya saja, sponsor membohongi korban dengan menyebut pemberangkatannya adalah resmi.

              Untuk meyakinkan korbannya, pihak sponsor memberikan uang sebesar Rp 2 juta dan semua
              biaya keberangkatan akan dibiayai.

              Korban juga dijanjikan akan menerima gaji sebesar 300 dolar dengan kontrak kerja selama 2
              tahun.

              "Awalnya,  korban  ini  mau  bantu  keluarga,  dia  mau  keluar  negeri  karena  alasan  ekonomi,"
              ujarnya.

              Selain  7  CPMI  itu,  disampaikan  Juwarih,  pihaknya  juga  menerima  informasi,  petugas  BP2MI
              berhasil  mengamankan  19  orang  lainnya  yang  hampir  jadi  korban  TPPO  di  Tanjung  Pinang,
              Batam ke negara Singapura.
              Mereka akan bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) sesuai keinginannya.


              Kini  7  CPMI  tujuan  Irak  itu  kini  ditampung  di  Kantor  BP2MI  Jakarta,  sedangkan  19  orang
              ditampung di Kantor BP2MI Tanjung Pinang.

              Rencananya,  semua  biaya  sampai  tiket  pulang  ke  rumah  masing-masing  CPMI  itu  akan
              ditanggung oleh BP2MI.

              "Kami berharap tidak ada lagi kasus TPPO yang menimpa CPMI," ujar dia.









































                                                           433
   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438   439