Page 445 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 AGUSTUS 2021
P. 445
Judul Bappenas Tekankan Pentingnya Perlinsos Inklusif Bagi Penyandang
Disabilitas
Nama Media kumparan.com
Newstrend Rakor Percepatan Penyelenggaraan ULD Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://kumparan.com/humas_bappenas/bappenas-tekankan-
pentingnya-perlinsos-inklusif-bagi-penyandang-disabilitas-
1wK3uLP7s0b
Jurnalis Kementerian PPN/Bappenas
Tanggal 2021-08-13 12:13:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Penyandang disabilitas adalah salah satu kelompok yang memerlukan perhatian khusus,
terutama selama pandemi Covid-19. Pemerintah Indonesia harus melaksanakan penekanan
kebijakan bagi penyandang disabilitas, tak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dengan
peningkatan akses ekonomi produktif.
BAPPENAS TEKANKAN PENTINGNYA PERLINSOS INKLUSIF BAGI PENYANDANG
DISABILITAS
Penyandang disabilitas adalah salah satu kelompok yang memerlukan perhatian khusus,
terutama selama pandemi Covid-19. Pemerintah Indonesia harus melaksanakan penekanan
kebijakan bagi penyandang disabilitas, tak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dengan
peningkatan akses ekonomi produktif.
"Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2018, penyandang disabilitas merupakan subjek
pembangunan yang berarti dipertimbangkan sebagai penentu pembangunan karena
keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi
juga pembangunan tersebut dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas," ujar Direktur
Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Maliki dalam sambutan pembuka
yang diselenggarakan secara daring, Kamis (12/8).
Dampak parah dan berkepanjangan yang ditimbulkan pandemi Covid-19 kepada hampir seluruh
penduduk Indonesia, nyatanya lebih berdampak bagi penyandang disabilitas akibat
kecenderungan rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan akses pasar tenaga kerja, tingginya
biaya hidup untuk berbagai kebutuhan seperti alat bantu dan perawatan kesehatan, rendahnya
pendapatan, serta tingginya tingkat kemiskinan dengan penduduk bukan penyandang disabilitas.
Kerentanan tersebut juga dipengaruhi oleh gender, di mana perempuan dengan disabilitas
menghadapi hambatan yang lebih besar dibandingkan laki-laki penyandang disabilitas.
444

