Page 1022 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1022
BURUH DI JATIM BERENCANA TURUN KE JALAN TOLAK OMNIBUS LAW TEPAT HARI
PAHLAWAN
Demo Omnibus Law UU Cipta Kerja akan kembali digelar di Surabaya. Rencananya aksi ini digelar
10 November 2020, tepat Hari Pahlawan. Aksi bertepatan hari pahlawan ini sebuah spirit buruh
memperjuangkan penolakan Omnibus Law.
"Iya, rencana tanggal 2, 9 dan 10 itu instruksi nasional, cuma kami dari Jawa Timur belum rapat
karena baru selesai demo kemarin. Mungkin minggu ini baru rapat. Untuk aksi besarnya di
tanggal 10 karena bertepatan dengan Hari Pahlawan," kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan
Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim Nuruddin Hidayat, Kamis
(28/10/2020).
Nuruddin mengajak seluruh buruh di Jatim untuk tetap teguh dan semangat dalam
memperjuangkan hak yang belum didapatkan. Salah satunya memperjuangkan upah tahun
2021.
Demo Ini kembali dilakukan berdasarkan Surat Edaran No M/11/HK.04/2020 yang telah
dikeluarkan oleh Menteri Ketenagakerjaan terkait 2021 tidak ada kenaikan upah minimum.
Artinya, upah yang diterima stahun depan tidak ada bedanya dengan tahun ini.
Menurutnya, alasan pemerintah membuat kebijakan tersebut guna penanganan pandemi COVID-
19. Oleh karena itu pemerintah tidak menaikan upah minimun buruh di tahun 2021.
"Pada intinya terkait upah minimun yang sudah ada surat edaran dari menteri, bahwasannya
upah minimum di tahun 2021 itu tidak ada kenaikan. Alasannya pandemi, pandemi ini kan bukan
hanya pengusaha, tapi yang paling terdampak adalah buruh dan rakyat kecil juga," jelasnya.
FSPMI Jatim juga membandingkan krisis ekonomi di tahun 1998 dengan kondisi saat ini.
Pasalnya, di pada 1998 saat ekonomi mengalami minus 13 persen, pemerintah tetap menaikkan
upah minimum.
"Kita membandingkan krisis ekonomi tahun 98, itu minus 13% tapi itupun masih ada kenaikan
upah. Sekarang baru minus 5% masa gak ada kenaikan upah," pungkasnya.
1021

