Page 1027 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1027
Judul 18 Provinsi Ini Pastikan Tak Naikkan UMP 2021, Mana Saja?
Nama Media liputan6.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4394533/18-provinsi-ini-
pastikan-tak-naikkan-ump-2021-mana-saja
Jurnalis Tira Santia
Tanggal 2020-10-28 18:15:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Berdasarkan pemantauan pada hari Selasa, 27
Oktober 2020, Pukul 16.35 WIB, beberapa daerah telah melaksanakan sidang dewan
pengupahan provinsi
neutral - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Dengan data ini
seharusnya para Gubernur dapat mempertimbangakan untuk tetap menaikkan UMP 2021
walaupun hanya berkisar inflasi yoy yaitu sekitar 1,5 persen sampai 2 persen di atas angka inflasi
yoy Agustus, dengan juga mempertimbangkan kondisi September, Oktober sampai Desember
2020
negative - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Dipastikan SE Menaker
tahun ini akan diprotes oleh kalangan SP/SB. Kalangan SP/SB menilai SE ini akan mempengaruhi
para Gubernur untuk tidak menaikkan upah minimum tahun 2021
neutral - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Saya menilai permintaan
Menaker untuk tidak menaikkan upah minimum di 2021 dan adanya usulan SP yang meminta
kenaikan upah minimum di 2021 sebesar 8 persen adalah tidak tepat. Harus dicari solusi
kenaikan UM 2021 dengan tetap mempertimbangkan kesejahteraan pekerja dan kelangsungan
usaha
positive - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Semoga kenaikan UMP
2021 yang akan ditetapkan tanggal 1 November 2020 ini di kisaran 1,5 persen - 2 persen bisa
diterima semua pihak, sehingga kesejahteraan pekerja terjaga dan kelangsungan usaha terjamin
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memutuskan untuk tidak menaikkan upah minimum
tahun 2021 ( UMP 2021). Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum
tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19. "Berdasarkan pemantauan pada hari Selasa, 27
Oktober 2020, Pukul 16.35 WIB, beberapa daerah telah melaksanakan sidang dewan
1026

