Page 1074 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1074

neutral - Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) Kami tidak akan tergesa-gesa, karena masih
              ada waktu. Akan kami kaji dan komunikasikan
              positive - Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) Tadi ada Bupati yang menyampaikan, mbok
              diundur sampai November (pengumumanya), biar kita bisa komunikasi lebih dulu. Saya kira ini
              ide bagus, kami akan sampaikan aspirasi ini. Saat ini, tim lagi bekerja



              Ringkasan
              Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta
              (DIY) Aria Nugrahadi menanggapi terbitnya Surat Edaran (SE) dari Menteri Ketenagakerjaan
              (Menaker) tentang pengupahan. Dalam SE itu upah minimum 2021 diputuskan sama dengan
              2020  Penetapan  itu  berdasarkan  Surat  Edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  M/ll/HK
              .04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus
              Disease 2019 (COVID-19).



              PEMDA OGAH LANGSUNG PUTUSKAN UPAH 2021 TAK NAIK, INI ALASANNYA

              Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta
              (DIY) Aria Nugrahadi menanggapi terbitnya Surat Edaran (SE) dari Menteri Ketenagakerjaan
              (Menaker) tentang pengupahan. Dalam SE itu upah minimum 2021 diputuskan sama dengan
              2020  Penetapan  itu  berdasarkan  Surat  Edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  M/ll/HK
              .04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus
              Disease 2019 (COVID-19).

              Kendati demikian, Aria mengatakan tetap ada pembahasan bersama dewan pengupahan tingkat
              Kabupaten/Kota di DIY tetap dilakukan.

              "Sudah  ada  pembahasan  dewan  pengupahan  di  tingkat  Kabupaten/Kota.  (Tapi)  belum
              diputuskan. Kemungkinan akan mundur untuk penyampaiannya (keputusannya)," kata Aria saat
              dihubungi wartawan, Rabu (28/10/2020).

              Pembahasan itu, kata dia, soal besaran upah yang akan ditetapkan oleh provinsi. Menurutnya,
              nantinya keputusan apakah upah akan tetap sesuai dengan SE Menaker atau tidak nantinya akan
              diputuskan di dewan pengupah.

              "Itu  (besaran  upah)  akan  kita  bahas  di  dewan  pengupahan.  Nanti  keputusannya  di  dewan
              pengupahan daerah. Prinsipnya nanti ada mekanismenya untuk menentukan upah ada di dewan
              pengupahan itu (forumnya)," jelasnya.

              "  Dewan  pengupahan  daerah  bisa  mengambil  keputusan  (soal  upah).  Dalam  waktu  dekat
              ditunggu hasilnya," sambungnya.
              Aria  juga  menjelaskan,  pihaknya  tetap  berkoordinasi  dengan  mereka  yang  tergabung  dalam
              dewan pengupahan. Baik itu dari unsur serikat pekerja maupun dari pengusaha.

              Ia  menjelaskan  dalam  rapat  itu  nantinya  menentukan  rumusan  besaran  gaji  yang  akan
              direkomendasikan ke Gubernur DIY untuk ditetapkan.

              "Kalau  kami  sebagai  bagian  dari  dewan  pengupahan  provinsi  tentu  saja  akan  (membuat
              rumusan). Rumusan itu ada di dewan pengupahan provinsi yang nantinya rumusan itu akan kami
              jadikan rekomendasi untuk Gubernur untuk melakukan penetapan," bebernya.


                                                          1073
   1069   1070   1071   1072   1073   1074   1075   1076   1077   1078   1079