Page 1107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1107

(  "Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya memandang kepentingan pengusaha
              semata," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2020).
              Menurutnya, pengusaha memang sedang susah. Tapi buruh juga jauh lebih susah. Seharusnya,
              pemerintah bisa bersikap lebih adil, yaitu tetap ada kenaikan upah minimum 2021. Tetapi, bagi
              perusahaan yang tidak mampu maka dapat melakukan penangguhan dengan tidak menaikkan
              upah  minimum  setelah  berunding  dengan  serikat  pekerja  di  tingkat  perusahaan  dan
              melaporkannya ke Kemeterian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

              "Jangan dipukul rata semua perusahaan tidak mampu. Faktanya di tahun 1998 pun tetap ada
              kenaikan  upah  minimum  untuk  menjaga  daya  beli  masyarakat.  Apakah  Presiden  sudah
              mengetahui keputusan Menaker ini? Atau hanya keputusan sepihak?" kata dia.

              Oleh karena itu, jelas dia, KSPI dan seluruh serikat buruh di Indonesia akan melakukan aksi
              nasional besar-besaran di 24 provinsi pada 2 November dan 9 sampai 10 November yang diikuti
              puluhan dan bahkan ratusan ribu buruh di Mahkamah Konstitusi, Istana, DPR, dan di kantor
              gubernur di seluruh Indonesia dengan membawa isu batalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja dan
              menuntut kenaikan upah minimum 2021 untuk menjaga daya beli masyarakat.
























































                                                          1106
   1102   1103   1104   1105   1106   1107   1108   1109   1110   1111   1112