Page 1143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1143
Judul Pengamat: Pemerintah Fokus Sediakan Lapangan Kerja Ketimbang
Naikkan UMP
Nama Media liputan6.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4393333/pengamat-pemerintah-
fokus-sediakan-lapangan-kerja-ketimbang-naikkan-ump
Jurnalis Maulandy Rizki Bayu Kencana
Tanggal 2020-10-28 11:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Payaman Simanjuntak (Pengamat Ketenagakerjaan) Artinya, dunia usaha belum bisa
bergerak cepat. Jadi pusat perhatian kita masih mengutamakan dapat pekerjaan daripada
kenaikan upah
negative - Payaman Simanjuntak (Pengamat Ketenagakerjaan) Jadi dapat dimaklumi kalau Ibu
Menteri Ketenagakerjaan mengambil kebijakan tidak menaikkan UMP/UMK untuk tahun 2021 ini.
Dan itu tidak menutup kemungkinan menaikkan upah di perusahaan yang ternyata bisa
berproduksi optimal, kenaikan upah dapat dirundingkan
negative - Sarman Simanjorang (Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia
(Hippi) DKI Jakarta) Jika kita hitung malah minus, seharusnya UMP turun, tapi kan tidak mungkin
UMP diturunkan, maka kenaikan 0 persen sudah sangat bijak
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Jadi nilai upah minimum 2021 sama dengan nilai upah
minimum 2020. Tidak ada kenaikan dan di SE tidak ada kata kenaikan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada
Masa Pandemi Covid-19. Keputusan itu disoroti kaum buruh lantaran tuntutan mereka akan
kenaikan upah minimum ( UMP ) 2021 tidak terpenuhi.
Namun demikian, Pengamat Ketenagakerjaan Payaman Simanjuntak berpandangan bahwa
pemerintah memang masih punya fokus lain yang ingin diselesaikan. Sebab, ia menilai 2021
mendatang masih akan jadi tahun yang memprihatinkan.
1142

