Page 1555 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1555

negative  -  Timboel  Siregar  (Pengamat  Ketenagakerjaan)  Saya  kira  penambahan  4  item  KHL
              dengan menurunkan kualitas beberapa item KHL yang lama adalah tidak tepat, dan ini tidak
              obyektif melihat kondisi riil di masyarakat

              negative - Said Iqbal (Presiden KSPI) Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya
              memandang kepentingan pengusaha semata



              Ringkasan
              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, memastikan tak ada kenaikan upah minimum di tahun
              depan, baik upah minimum provinsi ( UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota ( UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


              UPAH MINIMUM 2021 TIDAK NAIK, TANGGAPAN SERIKAT BURUH HINGGA
              PENGAMAT KETENAGAKERJAAN

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, memastikan tak ada kenaikan upah minimum di tahun
              depan, baik upah minimum provinsi ( UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota ( UMK).

              Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  Nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah
              Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Alasan pemerintah tidak menaikkan upah minimum tahun depan yakni karena kondisi ekonomi
              Indonesia saat ini dalam masa pemulihan. Menurut pemerintah, kenaikan upah tahun 2021 justru
              akan memberatkan dunia usaha.
              "Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta
              menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum
              pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19," kata Ida dalam surat edarannya.

              Surat edaran tersebut diteken pada 26 Oktober 2020. Dengan begitu, upah minimum tahun
              depan sama dengan tahun ini, atau tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan.

              Menaker  Tak  Adil  Deputi  Presiden  Bidang  Konsolidasi  Dewan  Eksekutif  Nasional  Konfederasi
              Serikat  Buruh  Seluruh  Indonesia  (DEN  KSBSI)  Surnadi,  menyoroti  keputusan  Menteri
              Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, yang tidak menaikkan Upah Minimum Tahun 2021.

              Menurutnya, pemerintah memiliki kecenderungan berpihak hanya pada pengusaha.
              Hal itu didasari dengan hasil dialog Dewan Pengupahan SE Indonesia pada 15-17 Oktober 2020
              di  Hotel  Harris  Kembangan,  di  mana  ada  2  keputusan  yakni  :  1.Ump  /UMK/umsp/umsk
              penetapannya diserahkan ke masing masing wilayah. Rekomendasi Dewan Pengupahan unsur
              SP/SB (serikat pekerja atau seriat buruh).

              2. Penetapan upah 2021 sama dengan tahun 2020 usulan Apindo/Kadin.

              "Ada dua rekomendasi usulan itu. Tiba-tiba ada Surat Edaran yang menyatakan upah tahun 2021
              tidak naik," kata dia saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (27/10/2020).

              "Atinya  menaker  hanya  mementingkan  usulannya  Apindo  saja.  Ini  yang  buruh  tidak  pernah
              harapkan. Mestinya menaker mengakomodir kepentingan buruh juga. Eggak boleh sepihak ini
              namanya tidak adil," sambung dia.
                                                          1554
   1550   1551   1552   1553   1554   1555   1556   1557   1558   1559   1560