Page 908 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 908

Judul               18 Provinsi Disebut Sudah Sepakat Tak Naikkan Upah Minimum 2021
                Nama Media          tempo.co
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://bisnis.tempo.co/read/1400403/18-provinsi-disebut-sudah-
                                    sepakat-tak-naikkan-upah-minimum-2021
                Jurnalis            Antara
                Tanggal             2020-10-29 07:26:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kita minta UMP 2021 sama dengan UMP 2020

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Sekali lagi ini yang akan menetapkan adalah para gubernur



              Ringkasan

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  meminta  para  Gubernur  se-Indonesia
              menyesuaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
              Republik  Indonesia  Nomor  11/HK04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  2021  akibat
              pandemi COVID-19.

              "Kita minta UMP 2021 sama dengan UMP 2020," katanya di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020.


              18 PROVINSI DISEBUT SUDAH SEPAKAT TAK NAIKKAN UPAH MINIMUM 2021

              Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para Gubernur se-Indonesia
              menyesuaikan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
              Republik  Indonesia  Nomor  11/HK04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  2021  akibat
              pandemi COVID-19.

              "Kita minta UMP 2021 sama dengan UMP 2020," katanya di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020.

              Hingga  saat  ini  18  provinsi  di  Tanah  Air  telah  menyepakati  surat  edaran  tersebut.  Provinsi
              tersebut, yakni Jawa Barat, Banten, Bali, Aceh, Lampung, Bengkulu, Kepulauan Riau, Bangka
              Belitung, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara,
              Sulawesi Barat, Maluku Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan
              Papua.

              Ia menegaskan yang menetapkan UMP di setiap daerah ialah para gubernur. Kemnaker hanya
              meminta  agar  menyesuaikan  kondisi  saat  ini  dengan  beberapa  latar  belakang  salah  satunya

                                                           907
   903   904   905   906   907   908   909   910   911   912   913