Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 AGUSTUS 2020
P. 64

Dari jumlah tersebut, kata Himawan, diperkirakan 80 persen pekerja di Jatim berpenghasilan di
              bawah  Rp  5  juta  Artinya,  sekitar  1,5  juta  orang.  "Tapi,  itu  jumlah  global.  Sebab,  bisa  jadi
              bertambah atau berkurang. Karena itu, pemprov masih melakukan pendataan. Kami akan data
              secara menyeluruh," imbuh Himawan.

              Tingginya  jumlah  pekerja  berpenghasilan  di  bawah  Rp  5  juta  di  Jatim  cukup  wajar.  Sebab,
              besaran upah minimum kabupaten dan kota (UMK) di provinsi ini seluruhnya masih di bawah Rp
              5 juta.

              Dia  menyatakan,  sesuai  dengan  kebijakan  pusat,  dalam  program  tersebut,  para  pekerja
              berpenghasilan  di  bawah  Rp  5  juta  akan  menerima  tambahan  upah  Rp  600  ribu  per  bulan.
              Tambahan itu didistribusikan per September hingga Desember. Artinya, setiap pekerja bakal
              menerima insentif Rp 2,4 juta.

              Dengan  asumsi,  seluruh  pekerja  berpenghasilan  di  bawah Rp  5  juta  masuk  daftar  penerima
              program. Dana yang dibutuhkan untuk 1,5 juta naker di Jawa Timur cukup besar. Apabila setiap
              naker mendapat tambahan Rp 2,4 juta, total kebutuhan dananya mencapai Rp 3,6 triliun.

              Pemprov menargetkan seluruh pekerja yang berpenghasilan di bawah Rp 5 juta bisa masuk
              daftar penerima insentif. Hanya, kebijakannya tetap ditentukan pusat. "Sejauh ini, pusat juga
              belum memberikan batasan kuota. Karena itu, kami berharap semua bisa ter-cover program,"
              katanya.

              Apalagi,  karyawan  yang  berpenghasilan  sesuai  dengan  UMK  juga  masuk  kategori  penerima
              bantuan. Wajar jika data BPJS menyatakan hampir 80 persen naker masuk kategori tersebut.

              Himawan berharap program itu mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan. Dengan begitu,
              pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bisa terkendali. (riq/cl2/ris)











































                                                           63
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69