Page 9 - SUBSTANSI GENETIKA
P. 9

spesies yang berlainan terletak antara kandungan A + T atau G
                + C.
            2)  Setiap  molekul  DNA  disusun  oleh  dua  rantai  polinukleotida.
                Basa-basa dari kedua rantai tersebut berpasangan dengan aturan
                adenin berpasangan dengan Timin dan Guanin berpasangan
            dengan sitosin. Antara kedua basa yang berpasangan terbentuk ikatan hidrogen. Adanya ikatan inin
            memberikan kelenturan pada DNA.
            3) DNA merupakan struktur yang aktif melakukan fungsi biologi.

              RNA
            Pada sel-sel organisme prokariot dan eukariot, selain DNA terdapat pula asam nukleat lain yang
            penting, yaitu RNA atau asam ribonukleat. RNA merupakan seutas benang tunggal yang
            tersusun  molekul  gula  ribosa,  gugus  fosfat,  dan  asam  nitrogen.  Basa  nitrogen  RNA  terdiri  atas
            golongan purin (adenin dan guanin) dan golongan pirimidin (sitosin dan urasil). RNA dibentuk oleh
            DNA di dalam nukleus, melalui proses transkripsi DNA. Hasil transkripsi digunakan RNA untuk
            sintesis protein dalam sitoplasma sel.
            tiga macam, yaitu:

                a)  RNA duta (RNA-d) atau m RNA
                                                                                        KilasBio
            RNA  duta  adalah  RNA  yang  menjadi  model  cetakan  dalam  proses
            penyusunan asam amino
            pada rantai polipeptida atau sintesis protein. Disebut RNA duta, karena
            molekul  ini  merupakan  penghubung  DNA  dengan  protein  dan              3 jenis RNA
            membawa  pesan  berupa  informasi  genetic  dari  DNA  untuk                RNA m/RNA d
            membentuk  protein.  Informasi  genetik  berupa  urutan  basa  N  pada      RNA t
            RNA  duta  yang  memesan  suatu  asam  amino  yang  disebut  kodon.         RNA r
            Penyusunan rantai polipeptida tergantung dari urutan kodon pada RNA
            duta. Urutan kodon pada RNA-d yang dicetak DNA tergantung pada
            macam protein yang akan disintesis.

                b)  RNA transfer (RNA-t)

            RNA-t  mempunyai  fungsi  menerjemahkan  kodon  yang  terdapat  pada  RNA-d  menjadi  satu  jenis
            asam amino. Kemampuan menerjemahkan ini, disebabkan oleh adanya anti kodon yang  merupakan
            komplemen  dari  kodon  RNA-d.  RNA-t  juga  berfungsi  mengangkut  asam  amino  ke  permukaan
            ribosom pada saat translasi. Translasi adalah penerjemahan urutan nukleotida
            RNA-d menjadi urutan asam amino polipeptida.

                c)  RNA ribosom (RNA-r)

            RNA-r merupakan RNA terbanyak, sekitar 83% dari RNA yang dikandung oleh suatu sel. RNA-r
            berperan dalam sintesis rantai protein sebagai tempat pertemuan RNA-d dan RNA-t.










                                                                                                            9
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14