Page 306 - Microsoft Word - INDONESIA IS WE_56 GURU MOTIVATOR NASIONAL_ANTOLOGI
P. 306
dalam kehidupan sehari‐hari. Sehingga, literasi tidak bisa
dilepaskan dari kemampuan berbahasa.
Jika kita melihat budaya literasi di indonesia berdasarkan
data statistik yang berasal dari UNESCO, tingkat literasi
Indonesia masih rendah yakni menempati 60 dari 61 negara.
Data ini jelas menunjukkan bahwa minat baca Indonesia
sangatlah rendah, bahkan sangat jauh tertinggal dari
Singapura serta Malaysia.
Tampaknya Indonesia pun tidak bisa dibandingkan
dengan masyarakat Amerika atau Eropa yang anak‐anaknya
dalam waktu satu tahun saja sudah membaca sekitar 25‐27
buku. Adapula negara Jepang yang minat bacanya bahkan
mencapai angka 15‐18 persen buku pertahunnya. Oleh karena
itu tidak heran bila kemudian pemerintah menggiatkan
gerakan literasi sekolah yang lebih diarahkan pada anak usia
sekolah.
Pemerintah mengadakan gerakan ini dengan harapan
dapat menumbuhkan minat baca siswa sekalipun pada
kenyataanya di beberapa daerah tertentu terutama yang
terpencil mengalami kesulitan untuk membeli buku. Gerakan
literasi sekolah adalah sebuah gerakan dalam upaya
menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa
memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta
pembelajaran sepanjang hayat. Kegiatan rutin ini
dilaksanakan untuk menumbuhkan minat baca peserta didik
serta meningkatkan keterampilan membaca.
Literasi sekolah memiliki tujuan untuk
menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik lewat
pemberdayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan di
290 | 56 Guru Motivator Nasional

