Page 314 - Microsoft Word - INDONESIA IS WE_56 GURU MOTIVATOR NASIONAL_ANTOLOGI
P. 314
Nah, dalam kasus Mardiana, ayahnya adalah pemilik
usaha makanan ringan sukses. Sementara, topik yang mereka
angkat adalah memanfaatkan limbah kulit pisang yang
didapat dari sentra industri makanan ringan, milik ayahnya.
Tidak ada ahli yang lebih baik tentang usaha makanan ringan
(kripik) dan manajemen limbahnya sebaik dirinya di sekolah.
Siswa yang kaya menyubsidi siswa yang pandai. Siswa yang
cerdas menyubsidi siswa kaya. Siswa yang pandai bicara
menyubsidi siswa yang pendiam, dan seterusnya.
Meneliti dan menulis bukan monopoli pemodal besar.
Saya memetakan pegiat meneliti dan menulis di sekolah
sekitar 12–20 % siswa kaya, sementara 80–88 % siswa dari
keluarga menengah ke bawah. Di titik inilah, saya
mengenalkan semboyan kere‐aktif. Semakin kere (baca:
miskin) harus semakin aktif bekerja, bergerak mencari crowd‐
funding. Istilahnya urunan duit.
Ya, kami melakukan penggalangan dana, untuk
membiayai penelitian. Secara umum, satu proyek penelitian
membutuhkan penelitian awal (prelimenary research),
referensi, penelitian lapangan, uji laboratorium, pembuatan
produk, uji lapangan, membuat purwarupa, hingga
melaporkan secara tertulis, tergantung penelitian yang
diambil siswa.
Kere‐aktif memberi keuntungan terhadap pembentukan
mental, sebagai proses menempa siswa siap menghadapi
apapun risiko yang muncul. Kere‐aktif melatih siswa siap
bekerja dengan deadline, dan meningkatkan kemampuan
siswa berkomunikasi. Merekalah yang akan meyakinkan
peyandang dana (orang tua, guru, teman, atau siapa saja)
298 | 56 Guru Motivator Nasional

