Page 9 - E BOOK PENYETARAAN REAKSI REDOKS
P. 9

D. Penyetaraan Reaksi Redoks



                       Persamaan  reaksi  redoks  dapat  disetarakan  dengan  dua  metode,  yaitu  metode

               perubahan bilangan oksidasi (PBO) dan metode setengah reaksi.


               Metode Perubahan Bilangan Oksidasi (PBO)


                       Metode  ini  didasarkan  pada  kekekalan  muatan,  yakni  kenaikan  biloks  atom
               teroksidasi harus sama dengan penurunan biloks atom tereduksi.

                       Perhatikanlah persamaan reaksi berikut.




                       Atom yang mengalami perubahan biloks dapat ditentukan melalui pemeriksaan setiap
               atom. Dari hasil ini diketahui bahwa atom N dan Cu mengalami perubahan biloks.




                       Berdasarkan prinsip kekekalan muatan, setiap atom yang mengalami perubahan biloks

               harus disetarakan dengan cara mengubah koefisien reaksinya. Atom yang tidak mengalami
               perubahan biloks  tidak perlu disetarakan pada tahap penyetaraan biloks, tetapi disetarakan

               pada tahap akhir untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa.

                       Pada persamaan reaksi tersebut, biloks atom N berubah dari +5 menjadi +2 (terjadi
               penurunan biloks sebesar 3 satuan). Pada atom Cu,terjadi perubahan biloks dari +1 menjadi

               +2 (terjadi kenaikan biloks). Oleh karena ada dua atom Cu, kenaikan total biloks Cu adalah 2
               satuan.  Perubahan  biloks  atom-atom  pada  reaksi  tersebut  dapat  dinyatakan  dalam  bentuk

               diagram berikut.








                       Oleh karena kenaikan biloks Cu harus sama dengan penurunan biloks N mana atom
               Cu harus dikalikan dengan faktor 3. Atom N dikalikan dengan faktor sehingga diperoleh:











                                                                                                         9
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14