Page 293 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 293

BAHAN MATERI FILM SEJARAH






                     ACT. 26. EXT. KAWASAN PASAR. MALAM


                     Syahrul berjalan lekas tapi awas. Ia sesekali
                     melihat sosok gelap yang bergerak satu tujuan
                     dengannya.


                     Ia melewati kios- kios pasar yang hanya satu
                     dua ditunggu sang empunya. Sebagian masih
                     tidur. Ia juga melewati pelabuhan hingga ke
                     ujung lalu berbelok ke kawasan gudang.


                     ACT. 27. INT. GUDANG PELABUHAN. MALAM


                     Syahrul sampai di gudang besar yang lengang. Di
                     salah satu ruangan di gudang itu, seperti bekas
                     kantor  dagang,  HERMAIN,  wartawan  dan  orang
                     pergerakan bawah tanah, tampak sedang menunggu.
                     Lampu  minyak  diredupkan.  Ia  agak  terlindung,
                     tersembunyikan oleh beberapa lemari bekas yang
                     diletakkan  dengan posisi yang asal-asalan
                     saja.  Ada pesawat  telepon  di meja  Hermain.
                     Ia berhenti ketika ada mengetuk, dengan irama
                     ketukan khas, seperti kode. Ia berjalan ke arah
                     pintu membukanya.


                                       SYAHRUL
                              Pak Hermain?


                     Syahrul menyerahkan secarik surat dari ayahnya.
                     Hermain       mempersilakan          Syahrul       masuk      dan
                     mengambil tempat duduk.


                                       HERMAIN
                              .... sejak ditembak bapakmu memang
                              tak  pernah  lagi  ikut  apa-apa


                292
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298