Page 139 - Protokol Penyiapan Plasma Konvalesen
P. 139
SPO Halaman .. dari ...
PENYIMPANAN, DISTRIBUSI Nomor : UDD..-PDD-L2- 0..
DAN LOOK BACK PLASMA CAIR Versi : 001
DAN FFP KONVALESEN UNTUK Tgl. Berlaku : .....
Unit Donor Darah ... TERAPI COVID-19 Tgl.kaji ulang: ......
Bidang Sub. Bidang
Pelayanan Darah Penyediaan Darah
3.10 Peralatan penyimpanan hendaklah dikualifikasi, dibersihkan dan dirawat. Termometer atau
sensor suhu hendaklah dikalibrasi. Penyimpangan suhu terhadap alat pengukuran standar
hendaklah tidak lebih dari 1°C dan atau satu jam
3.11 Termometer suhu atau data logger sudah terkalibrasi dan melalui proses validasi
3.12 Penyimpanan plasma cair dan FFP yang telah siap didistribusi harus disimpan berdasarkan
jenis, golongan darah dan masa kedaluwarsa (FEFO – First Expired First Out)
3.13 Sebelum didistribusikan, hendaklah dilakukan pelulusan produk meliputi :
3.13.1. Pemeriksaan plasma dan FFP secara visual
3.13.2. Volume plasma dan FFP sesuai standar (200 mL atau sesuai permintaan)
3.13.3. Tersedia catatan yang dapat mengidentifikasi petugas yang mendistribusikan dan
pelanggan yang menerima komponen
3.13.4. Menginput pelulusan produk plasma cair dan FFP pada SIM
3.13.5. Mencetak label “plasma konvalesen C19” dan tulisan “obat baru hanya untuk
penelitian” hasil pelulusan produk plasma cair dan FFP
3.14 Pengiriman komponen darah hendaklah dilakukan oleh petugas yang berwenang
3.15 Permenkes butir 3.11
Distribusi plasma dan FFP, Dokumen distribusi, menggunakan peralatan yang sesuai
standar (Cool Box dan data logger), Formulir pengiriman berisi informasi jenis, jumlah
kantong dan tanggal kedaluwarsa plasma dan FFP harus selalu menyertai setiap proses
distribusi. Catatan distribusi mencakup rincian waktu, kondisi kemasan, kondisi plasma dan
FFP, suhu transportasi, proses distribusi yang gagal, keterlambatan, kerusakan atau kejadian
yang tidak diinginkan harus dipelihara yang dapat dilacak dari mulai darah meninggalkan
UDD hingga tiba di BDRS. Catatan harus terpelihara dalam kondisi yang baik dan bertahan
untuk periode waktu yang ditetapkan oleh UDD
4. Referensi
4.4 Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Republik Indonesia Nomor 91 tahun 2015 tentang
Standar Pelayanan Transfusi Darah
4.5 PerKa 10 tahun 2017 BPOM tentang Pedoman CPOB di UDD dan Pusat Plasmaferesis
5. Definisi dan Singkatan
5.1. Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat pelindung tubuh yang digunakan untuk melindungi
kulit dan selaput lendir petugas dari risiko pajanan darah, semua jenis cairan tubuh, sekret,
ekskreta
5.2. FFP : Fresh Frozen Plasma
5.3. SIM : Sistem Informasi Manajemen
132

