Page 54 - Konpers Penindakan Obat Tradisional dan Pangan Olahan
P. 54
Judul : Peredaran Obat Ilegal Secara Online Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Nama Media : okezone.com
Tanggal : 25 September 2020
Halaman/URL : https://nasional.okezone.com/read/2020/09/25/337/2283650/peredaran-
obat-ilegal-secara-online-meningkat-selama-pandemi-covid-19
Tipe Media : Online
Kepala Badan Pengawas Obat dan
Makanan, Penny Kusumastuti Lukito
mengatakan intensitas peredaran obat
ilegal yang dijual secara online meningkat
selama pandemi Covid-19.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa
intensitas kejahatan dikaitkan dengan obat
dan makanan cukup meningkat, justru
meningkat terutama dikaitkan dengan
peredaran secara online, peredaran daring,” ungkap Penny dalam Konferensi Pers
secara virtual Penindakan Obat dan Makanan di Masa Pandemi Covid-19, Jumat
(25/9/2020).
Penny mengatakan peredaran obat ilegal secara online terutama dari obat dan
makanan khususnya tentunya obat-obatan, obat herbal, kosmetik, pangan, pangan
olahan yang ilegal ya, bisa juga yang mengandung misalnya adalah bahan herbal
tapi mengandung bahan kimia, obat yang berbahaya.
“Dan produk-produk juga obat yang sekarang digunakan sebagai obat uji untuk
Covid-19 yang seharusnya merupakan obat keras tapi juga diedarkan melalui
online,” ungkap Penny.
Sehingga, Penny mengatakan Badan POM selama masa krisis pandemi ini juga
terus meningkatkan intensitas dari penegakan hukum. “Penindakan yang dilakukan
oleh Kedeputian 4 melalui upaya-upaya penindakan cyber crime kemudian juga
upaya intelijen dan juga ya upaya penindakan yang kami lakukan ya. Tentunya
bekerjasama dengan pihak penegak hukum lainnya dari Kepolisian dari Bareskrim
dan pihak-pihak terkait,” tuturnya.
“Dan ini yang dilakukan oleh Badan POM tidak hanya di pusat yang melalui bidang
Kedeputian Bidang Penindakan, tapi kami di kantor-kantor melalui PPNS Badan
POM di seluruh wilayah Indonesia, di Balai POM di lokal POM,” tambah Penny.

