Page 110 - 04 Panggung Seumur Jagung
P. 110

1 APRIL 1943                                16 MARET
                          Keimin Bunka Shidosho (Pusat              Penyerahan hasil pertandingan
                         Kebudayaan) didirikan di Jakarta.           membuat lukisan. Hadiah I :
                        Susunan Pengurus Pusatnya adalah:            Noeralamsjah Djamin; Hadiah
                    Pemimpin Umum: H. Shimizu, T. Togo, Ketua:       II : Ka Ha Wong; Hadiah III :
                    Sanoesi Pane; Bagian Kesusasteraan: Armijn        M. Slamet, M. Salim, Moelia
                    Pane, R. Takeda, M. Yosida, K. Kawana; Bagian    Bistok, Iljas, P. Misran Atmojo,
                     Lukisan: Agoes Djajasoeminta, T. Kohno, T.        Kasirin, Nippon Tisso Irjo
                    Ono, K. Tsutsumi; Bagian Musik: Mr. Oetoyo       Kobusiki Kaisya, Khoe Kiang
                    Koesbini, N lida, K. Tsutsumi, T. Aoki; Bagian     Kang, Sadali, Azhar dan
                    Sandiwara: T. Yasuda, Winarno, Arifin; Bagian     Hoessein, Khoo Koen Hoei
                        Film: S. Oya, T. Ishimoto, R. Soetarto












                                                                                                   99

                       19 APRIL – 8 MEI                                15 MEI
                       Pameran seni rupa                           Seteleng (pameran)
                      pertama Keimin Bunka                        loekisan Tentjosetsoe
                    Shidosho di Gedung Pusat                 Di Gedung Pusat Kebudayaan; 60
                      Kebudayaan, Jakarta.                   lukisan dipamerkan. Sementara di
                     Panitia menerima kiriman                Gedung Molenviet, Jakarta, juga        BUKU 4  |  Panggung Seumur Jagung
                      150 lukisan, dan hanya                diselenggarakan pameran yang sama
                      65 lukisan dipamerkan                   untuk lukisan-lukisan Tionghoa












                             6 MEI                                     2-3 MEI
                   Bagian sandiwara Keimin Bunka           Rombongan Angkatan Muda Matahari
                      Shidosho meneliti jumlah              manggung di Semarang. Sebelumnya
                     sandiwara yang ada di Jawa.           mereka bermain di Cirebon dan Tegal.
                      Mereka menemukan, ada                  Setelah pementasan di Semarang,
                     lebih dari 300 rombongan.               rombongan ini pentas di Salatiga
                     Sebagian besar berbahasa
                         Jawa dan Sunda.
                                                    Sumber: “3 1/2 Tahun Bekerja” Pameran Arsip Geliat Seni Masa
                                                        Pendudukan Jepang, Taman Ismail Marzuki, 7-10 Mei 2018.
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115