Page 23 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 23
DJAWA HOKOKAI
Djawa Hokokai dibentuk dan diawasi langsung oleh Jepang.
Organisasi itu memiliki cabang hingga tonarigumi (setingkat
Rukun Tetangga).
Dalam tradisi Jepang ada tiga dasar utama yang harus dimiliki
tiap orang Jepang yaitu
1 sikap rela
mengorbankan diri
2 mempertebal
persahabatan
12 3 melaksanakan
Literasi Nasional menghasilkan bukti
sesuatu harus
Melalui Djawa Hokokai, tiga aspek tradisi wanita) dan Keimin Bunko Syidosyo
Jepang tersebut dituntut dari rakyat (pusat budaya). Kegiatannya sendiri
Indonesia. Djawa Hokokai tidak memiliki adalah melaksanakan pengerahan atau
ketua yang menjalankan secara terpusat. mobilisasi barang untuk kepentingan
Para pemimpin organisasi itu langsung di perang seperti: emas, permata, besi dan
bawah Gunseikan (kepala pemerintahan lain-lain.
militer) dan di tiap daerah dipimpin oleh
Syucokan (Gubernur/Residen). Awalnya kaum nasionalis merasa
diuntungkan oleh Djawa Hokokai karena
Djawa Hokokai merupakan organisasi mereka dapat menciptakan saluran
sentral yang terkendali dan merupakan komunikasi hingga tingkat RT di desa-
kumpulan dari Hokokai/profesi. Antara desa. Namun sebetulnya kaum nasionalis
lain Izi Hokokai (Himpunan Kebaktian bangsa Indonesia mulai disisihkan
Dokter), Kyoiku Hokokai (Himpunan dan kegiatan mereka dilarang. Kaum
Kebaktian Pendidik), Fujinkai (Organisasi nasionalis mulai resah.

