Page 26 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 26
CUO SANGI IN
Kaum nasionalis Indonesia memprotes pemerintahan. Perdana
Menteri Toyo, yang memberikan janji kemerdekaan kepada
Filipina dan Burma. Namun Jepang tidak melakukan hal yang
sama kepada Indonesia.
Menanggapi protes tersebut, PM Toyo membuat kebijakan
berikut:
Pembentukan Dewan Pertimbangan Pusat (Cuo
1
Sangi In).
2 Pembentukan Dewan Pertimbangan Karesidenan
(Shu Sangi Kai) atau daerah.
3 Tokoh-tokoh Indonesia diangkat menjadi 15
penasihat berbagai departemen.
BUKU 3 | Nasionalis, Pemuda, Ulama
4 Pengangkatan orang Indonesia ke dalam
pemerintahan dan organisasi resmi lainnya.
Pada 5 September 1943 Cuo Sangi Keanggotaan Cuo Sangi In terdiri atas 43
In dibentuk di bawah pengawasan orang, yaitu 23 orang diangkat oleh Saiko
Saiko Shikikan (Pemerintahan Tentara Shikikan, 18 orang dipilih oleh anggota
Keenambelas), berhak mengajukan usul Shu Sangi Kai, dan dua orang anggota
kepada Saiko Shikikan. yang diusulkan dari daerah Surakarta dan
Yogyakarta.
Rapat-rapat Cuo Sangi In membahas
pengembangan pemerintah militer, Anggota Cuo Sangi In dilantik pada 17
mempertinggi derajat rakyat, penanganan Oktober 1943 dengan ketua Ir. Sukarno,
pendidikan dan penerangan, masalah serta wakilnya dua orang, yaitu M.A.A.
ekonomi dan industri, kemakmuran dan Kusumo Utoyo dan Dr. Boentaran
bantuan sosial, serta kesehatan. Martoatmodjo.

