Page 91 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 91
Umat Muslim merasa mendapat Penentangan terhadap upacara tersebut
perlakuan lebih baik daripada masa dipelopori oleh Dr. Haji Abdul Karim
penjajahan Belanda. Namun, bukan Amrullah, atau Hamka seorang ulama
berarti tidak ada pertentangan di terkenal dari Minangkabau. Hal itu
antara mereka. diungkapkan dalam pertemuan para
ulama di Jawa dan wakil pendudukan
Kaum ulama Indonesia tidak menyukai Jepang di Bandung. Hamka satu-satunya
kebiasaan orang Jepang yang hanya orang yang tetap duduk di kursinya saat
memakai cawat di muka umum. semua hadirin berdiri dalam upacara
Hal itu dianggap bertolak belakang saikeirei.
dengan nilai dan norma yang berlaku
di Indonesia. Mereka juga tidak
menyukai kebiasaan mabuk dan
minum sake orang Jepang yang
dianggap bertentangan dengan ajaran
agama Islam.
Pertentangan paling menyimpang
bagi umat Muslim terhadap Jepang
80 adalah kebijakan dalam upacara
suikeirei, yaitu pemberian hormat
Literasi Nasional kepada Kaisar Jepang Tenno Heika
dan menundukkan kepala ke arah
Matahari.
Menurut umat Muslim hal ini dianggap
sebagai tindakan syirik (menyembah
berhala) dan menyekutukan Tuhan.
Penangkapan Kiai yang menolak upacara saikerei,

