Page 4 - Diktat IPA kelas 9
P. 4

2.  Saluran Kelamin
            Saluran kelamin perempuan terdiri atas saluran telur atau tuba fallopi, uterus, dan vagina.
            a. Saluran Telur (Tuba Fallopi)
               tuba fallopi (oviduk) berjumlah sepasang memanjang ke arah samping dari uterus.Saluran telur
               berakhir dalam struktur berbentuk corong yang disebut infun dibulum, yang ditutupi fimbriae.
               Fimbriae menangkap sel telur yang dilepaskan oleh ovarium. Fungsi saluran telur membawa sel
               telur  dari  infudibulum  ke  rahim.  Pada  saluran  telur  inilah  terjadi  fertilisasi  atau  pembuahan.
               Setelah terjadi fertilisasi, saluran telur akan menyalurkan zigot (hasil fertilisasi) menuju uterus.
            b. Rahim (Uterus)
               Uterus atau rahim merupakan organ yang memiliki dinding yang tebal, memiliki bentuk seperti
               buah  pir  yang  terbalik.  Secara  normal,  rahim  terletak  di  atas  kantung  kemih.  Rahim  juga
               berfungsi sebagai tempat perkembangan janin. Pada saat tidak hamil, rahim memiliki ukuran 5
               cm.  Pada  saat  hamil,  rahim  mampu  mengembang  hingga  30  cm,  ukurannya  menyesuaikan
               dengan  perkembangan  bayi.  Dinding  rahim  (endometrium)  memiliki  peranan  dalam
               pembentukan plasenta. Plasenta merupakan organ yang mensuplai nutrisi yang dibutuhkan bayi
               selama perkembangannya.
            c. Vagina
               Vagina  merupakan  saluran  yang  menghubungkan  lingkungan  luar  dengan  rahim.  Vagina
               tersusun atas otot-otot yang elastis, dilapisi selaput membran, yang disebut selaput dara (hymen).
               Saluran ini menghubungkan antara lingkungan luar dengan rahim. Saluran yang menghubungkan
               vagina  dengan  rahim  adalah  serviks  leher  rahim.  Vagina  selain  berfungsi  sebagai  organ
               reproduksi juga berfungsi sebagai saluran untuk aliran darah menstruasi dan jalan lahir bayi.

            C.  SPERMATOGENESIS DAN OOGENESIS
                 Peristiwa pembentukan sel kelamin (gamet) kita kenal dengan peristiwa gametogenesis. Pada
            Laki-laki  sel  kelamin  dibentuk  oleh  testis,  sedangkan  pada  wanita  dibentuk  oleh  ovarium.
            Gametogenesis ada dua yaitu spermatogenesis dan oogenesis.
                 Ada dua jenis proses pembelahan sel yaitu mitosis dan meiosis. Bila ada sel tubuh kita yang
            rusak maka akan terjadi proses penggantian dengan sel baru melalui proses pembelahan  mitosis,
            sedangkan  sel  kelamin  atau  gamet  sebagai  agen  utama  dalam  proses  reproduksi  manusia
            menggunakan proses pembelahan meiosis.
                 Mitosis menghasilkan sel baru yang jumlah kromosomnya sama persis dengan sel induk yang
            bersifat diploid (2n) yaitu 23 pasang atau 46 kromosom, sedangkan pada meiosis jumlah kromosom
            pada sel baru hanya bersifat haploid (n) yaitu 23 kromosom.






























                                  Proses pembentukan spermatogenesis dan oogenesis


            SMP NEGERI 2 MAYANG / IPA KELAS 9                                                          Page 4
   1   2   3   4   5   6   7   8   9