Page 132 - OPERASIONAL
P. 132
Manager cabang menetapkan jumlah pembiayaan yang diberikan kepada
anggota dengan berdiskusi dan mempertimbangkan hasil catatan prestasi,
analisa kemampuan bayar dan skor PPI.
b. Plafon Pembiayaan > 7 juta s/d 15 juta
Staf lapang mengusulkan kepada manager cabang jumlah pembiayaan yang
disetujui dengan menuliskan dan tandatangan di formulir pengajuan.
Manager cabang mengusulkan kepada koordinator cabang jumlah pembiayaan
yang disetujui dengan menuliskan dan tandatangan di formulir pengajuan.
Manager cabang mengirimkan formulir pengajuan pembiayaan melalui email ke
koordinator cabang
Persetujuan jumlah pembiayaan dari koordinator cabang disampaikan melalui
email, sebelum koordinator cabang menyetujui pengajuan pembiayaan tersebut
maka pembiayaan tidak bisa diberikan kepada anggota.
Balasan email dari koordinator cabang diprint dan dilampirkan di formulir
pengajuan sebagai bukti persetujuan dari koordinator cabang
Untuk penandatanganan di formulir pengajuan pembiayaan dilakukan pada saat
koordinator cabang kunjungan ke cabang.
7. Cara Penentuan Plafon Pembiayaan
a. Pembiayaan tahap pertama plafon maksimal Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)
b. Pembiayaan tahap kedua dan seterusnya maskimal Rp15.000.000,00 (lima belas juta
rupiah)
c. Plafon pembiayaan yang berhak diterima anggota dihitung dari total simpanan anggota
dikali 5 (lima), simpanan yang dimaksud adalah simpanan wajib, simpanan pensiun dan
simpanan sukarela.
8. Tata Cara Penentuan Jumlah Simpanan Yang Diblokir (digaransikan)
a. Setelah manager cabang atau koordinator cabang menetapkan jumlah pembiayaan
yang disetujui maka langkah selanjutnya adalah menentukan jumlah simpanan yang
digaransikan.
b. Jumlah simpanan yang digaransikan adalah jumlah pencairan pembiayaan mikro bisnis
dibagi 5 (lima)
c. Urutan simpanan yang digaransikan adalah simpanan wajib, simpanan pensiun dan
yang terakhir adalah simpanan sukarela, artinya adalah prioritas utama simpanan yang
digaransikan adalah simpanan wajib, jika simpanan wajib tidak mencukupi maka
selanjutnya adalah simpanan pensiun juga digaransikan kemudian jika simpanan wajib
dan pensiun masih belum mencukupi maka simpanan sukarela juga digaransikan
sampai dengan pembiayaan mikro bisnis lunas.
d. Saldo simpanan yang digaransikan adalah saldo simpanan pada saat pengajuan
pembiayaan, dengan begitu penambahan saldo simpanan setelah pengajuan tidak
digaransikan.
9. Syarat Penerimaan Pembiayaan Mikro Bisnis
a. Pencairan pembiayaan dilakukan di pertemuan center
b. Anggota center, ketua kelompok dan ketua center hadir
c. Akad pembiayaan dilakukan oleh anggota yang bersangkutan (tidak boleh diwakilkan)
d. Bersedia menabung simpanan wajib sebesar 3 %,simpanan pensiun 1 % dan dana
resiko sebesar 1 %.
e. Bersedia menandatangani surat pernyataan terkait pembiayaan mikro bisnis
f. Untuk pembiayaan di atas Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), surat pernyataan
dibubuhkan materai 6.000 dan biaya materai dibebankan kepada anggota.
SOP Operasional 2017
131

