Page 16 - SKH Palangka Post Edisi 27 September 2019
P. 16

KOTAWARINGIN TIMUR












                JUMAT, 27 sepTeMber 2019                                                                                                                                                             16


                Pemkab Persilahkan Manfaatkan






                Museum Kayu








                sAMpIT, ppOsT
                Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), mempersilahkan kepada
                para komunitas dan juga penggiat seni dan budaya di daerah ini menggunakan Museum
                Kayu sebagai tempat pertunjukan kesenian dan hiburan.
                 “Kami selalu mempersilahkan   kreativitas mereka. Yang tentu-  pertunjukan.
                para pegiat seni dan komunitas   nya akan berimplementasi baik   Semakin banyak kegiatan yang
                kemasyarakatan menggunakan   terhadap daerah ini.    dilaksanakan di tempat tersebut,
                lokasi Museum Kayu untuk    “Tentu kami snagat mendu-  maka akan semakin banyak pula
                pertunjukan kesenian dan kebu-  kung kegiatan positif mereka.   yang  berkunjung  ke Museum
                dayaan,” ujar Sekretaris Daerah   Apalagi pagelaran seni yang di-  Kayu. Alhasil museum yang
                (Sekda) Kotim Halikinnor, Rabu   lakukan bisa mengangkat nama   dibanggakan tersebut bisa se-
                (25/9).                    daerah ini agar semakin dikenal   makin dikenal di kalangan luas
                 Hal tersebut dilakukan, se-  di luar sana,” kata Halikinnor.  nantinya.
                bagai upaya pemerintah un-  Bahkan pemerintah juga sudah   “Mudah-mudahan dengan
                tuk memberikan wadah bagi   merencanakan akan membangun   banyaknya kegiatan di Museum
                pengiat seni dan komunitas di   panggung seni di areal Museum   Kayu, maka semakin banyak juga
                Kotim. Sehingga mereka bisa   Kayu tersebut. Yang nantinya   kunjungan di museum tersebut,”
                terus berkarya dan menunjukan   bisa digunakan untuk tempat   harap Halikinnor. (bn/P5)  perTUNJUKAN seNI - Sekda Kotim Halikinnor saat hadiri kegiatan komunitas di Sampit. Saat ini pemerintah mempersilahkan penggiat seni dan komunitas
                                                                                                                                                                                                   FOTO: PPOST/BN
                                                                                                    untuk menggunakan Museum Kayu sebagai wadah pertunjukan, Rabu (25/9).
                                                                                                            BKSDA akan Pasang Perangkap Buaya
                                                                                bAKAL DIpAsANGI
                                                                                 perANGKAp - Ko-
                                                                                mandan BKSDA Pos    SAMPIT, PPOST             di sungai tersebut, dengan ha-  kuat tangan korban dimakan oleh   tersebut. Namun tidak pernah
                                                                                Jaga Sampit Murian-   Pihak Balai Konservasi Sumber   rapan hewan dilindungi itu bisa   hewan tersebut.  melaporkannya kepada kami,”
                                                                                 syah saat meninjau   Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga   diamankan,” ujar Komandan   Dari data yang mereka dapat-  kata Muriansyah.
                                                                                 lokasi ditemukannya   Sampit, akan memasang perang-  BKSDA Pos Jaga Sampit Murian-  kan, warga sekitar sudah per-  Selain itu, kondisi tanah di
                                                                                  anak yang mening-
                                                                                gal diduga dimangsa   kap buaya di Sungai Cempaga,   syah, Rabu (25/9).  nah melihat kemunculan buaya   tepi sungai juga landai, bukan
                                                                                buaya. Pihaknya akan   Kabupaten Kotawaringin Timur   Sebelumnya, pihaknya melaku-  di sungai tersebut. Bahkan di   tebing. Sehingga memung-
                                                                                 memasang perang-   (Kotim). Hal itu dilakukan guna   kan pengecekan lapangan atas   sekitar lokasi penemuan jasad   kinkan buaya naik ke daratan.
                                                                                 kap buaya di sungai   menindaklajuti adanya dugaan   adanya korban meninggal dunia   korban, yakni di muara Sungai   Hal itulah yang masih menjadi
                                                                                tersebut dalam waktu   seorang anak yang menjadi ko-  di sungai tersebut. Hal itu di-  Kabuau anak Sungai Cempaga,   perhatian mereka. Dan akan
                                                                                 dekat, Rabu (25/9).   rban predator tersebut hingga   lakukan karena saat ditemukan,   sering terlihat buaya berjemur.  segera memasang perangkap,
                                                                                                    ditemukan tewas.          satu tangannya sudah tidak ada.   “Dari keterangan warga,   seperti yang dilakukan di be-
                                                                                                      “Dalam waktu dekat akan   Selain itu bagian pahanya juga   mereka sudah pernah melihat   berapa sungai yang sering ter-
                                                                                        FOTO: PPOST/BN
                                                                                                    kami pasang perangkap buaya   luka seperti bekas gigitan. Diduga   kemunculan buaya di sungai   jadi kemunculan buaya. (bn/P5)

















                Perlu Komitmen Capai Target






                Eliminasi Filariasis








                KUALA KUrUN, ppOsT
                Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan
                Dinkes Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melaksanakan sosialisasi dan advokasi Pem-
                bagian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis/Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga)
                dalam rangka peningkatan cakupan minum obat.
                 Asisten I Setda Gumas, Ambo   Filariasis nanti akan dilaku-  kasi POPM Filariasis/Belkaga
                Jabar mengatakan, sosialisasi   kan evaluasi keberhasilan. Jika   ini bertujuan untuk menjaga
                yang  dilaksanakan untuk me-  menunjukkan tidak ada penu-  kesinambungan pelaksanaan
                nyongsong target eliminasi fila-  laran, maka POPM Filariasis din-  Belkaga dengan menyelesaikan
                riasis tahun 2020. Selain dituntut   yatakan selesai, namun apabila   pengobatan filariasis selama
                untuk menyelesaikan POPM   hasil masih terjadi penularan,   lima tahun ke depan, mengevalu-
                Filariasis selama lima tahun   maka akan mengulang kembali   asi POPM Filariasis dan cacing
                berturut-turut harus juga dii-  minum obat filariasis selama dua   tahun 2018, adanya penguatan
                kuti dengan persentase cakupan   tahun berturut-turut,” ujarnya.  demi terlaksananya Belkaga
                minum obat minimal sebesar 65   Tahun 2019, terangnya, meru-  tahun 2019 sesuai target.
                persen dari jumlah penduduk.   pakan tahun keempat pelaksa-  Di samping itu, mengingatkan
                 Eliminasi filariasis merupak-  naan POPM filariasis di Gumas   kembali kepada masyarakat
                an salah satu prioritas program   dan tahun 2020 merupakan   untuk minum obat filariasis
                pembangunan kesehatan tahun   tahun terakhir POPM Filariasis.   secara massal,sehingga memu-
                2015-2019. Dalam upaya mencapai   Untuk bisa mencapai target di-  tuskan mata rantai penularan
                eliminasi filariasis 2020, pemerin-  perlukan komitmen dan dukun-  dan penyebaran penyakit kaki
                tah pusat memberikan dukungan   gan bersama antara pemerintah   gajah serta upaya peningkatan
                kepada pemerintah daerah me-  daerah dan masyarakat.   cakupan minum obat filariasis
                lalui dana dekonsentrasi untuk   Sementara itu, Kepala Dinkes   melalui dukungan lintas sektor,
                melaksanakan POPM Filariasis.  Gumas,  Maria  Efianti  men-  program, dan terkoordinasinya
                 ”Setelah lima tahun POPM   gatakan, sosialisasi dan advo-  kegiatan Belkaga 2019. (nth/P4)
                                                                                                                                                                                               FOTO: PPOST/ANTHONEAL
                                                                                                    sOsIALIsAsI-Kepala Kesbangpol Gumas, Tasa Torang (berdiri), didampingi Camat Kurun Holten, Kapolsek Kurun Ipda Noviandi WB, ketika memberikan
                                  Mediasi PT KAP                                                    materi pada pelaksanaan sosialisasi Forum Keserasian Sosial Kelurahan Kuala Kurun tahun 2019 di GPU Tampung Penyang, Kamis (26/9) pagi.

                          dan Masyarakat Buntu                                                            Kebhinekaan Ciptakan Keserasian Sosial


                                                                                                    KUALA KURUN, PPOST        lurahan Kuala Kurun, Bobo   Terpisah, Kepala Badan Kes-  kebhinekaan,  toleransi,  per-
                                                                                                      Forum Keserasian Sosial   T  Gasan,  di  GPU  Tampung   atuan Bangsa dan Politik (Kes-  satuan dan kesatuan. Selain itu,
                KUALA KURUN, PPOST         kesepakatan antara kedua belah   sing-masing, dan tidak mencari   Kelurahan Kuala Kurun, Ke-  Penyang, Kamis (26/9).  bangpol) Gumas, Tasa Torang   masyarakat juga harus mence-
                 Proses mediasi terkait sengketa   pihak,” ucap Asisten I Setda Gu-  akar permasalahannya,” ujar.  camatan  Kurun, Kabupaten   Dia mengatakan, Forum Kes-  mengatakan,  dalam menjaga   gah masuknya paham radikal
                lahan antara PT Kahayan Agro   mas, Ambo Jabar, di ruang rapat   Ambo menyarankan, agar   Gunung Mas (Gumas) mengge-  erasian Sosial ini dibuat Kemen-  dan memelihara kebhinekaan di   yang bisa menyebabkan konflik
                Plantation (KAP) dengan salah   kantor Bupati, Rabu (25/9) lalu.  permasalahan  dibawa ke pen-  lar sosialisasi dan pemantapan   terian Sosial Republik Indonesia   masyarakat perlu peran organisasi   dan menghancurkan ideologi
                satu masyarakat Desa Dandang,   Ambo mengatakan, antara   gadilan untuk bisa diselesaikan,   keserasian sosial.  (Kemensos RI) dalam menjalankan   dan lembaga sehingga mampu   bangsa.
                Kecamatan Kahayan Hulu Utara   kedua belah pihak tidak bisa   sehingga pada saatnya nanti   Forum Keserasian Sosial dii-  amanat konstitusi yang tertuang   menciptakan persatuan dan ke-  ”Perlu peran aktif dari ma-
                (Kahut), yakni  Sintung, yang di-  mencair dalam melihat perma-  bisa melahirkan sebuah kes-  kuti perangkat RT dan RW serta   dalam Undang-Undang Nomor 7   satuan.  syarakat untuk bersama-sa-
                fasilitasi Pemerintah Kabupaten   salahan tersebut, sehingga tidak   epakatan dan tidak berlarut-  tokoh masyarakat. ”Sosialisasi   Tahun 2012 tentang Penanganan   ”Kami ingin masyarakat dapat   ma mencegah paham radikal
                (Pemkab) Gunung Mas (Gumas)   ada kesepakatan yang dihasilkan.   larut.             ini untuk membangun perilaku   Konflik Sosial.      memahami dan mengamalkan   masuk ke lingkungan kita.
                menemui jalan buntu.       Dikhawatirkan apabila masalah   ”Apapun itu silahkan dan   yang baik, saling menghormati,   ”Forum ini merupakan sarana   makna kebhinekaan, yakni se-  Sekarang ini yang menjadi sa-
                 Pasalnya, kedua belah pihak   ini tidak diselesaikan secepat-  kami tidak memaksa. Kalau   menjaga antar sesama umat   fasilitator pemerintah daerah un-  lalu menjaga sikap saling toleransi,   saran penyebar paham tersebut
                bersikeras dengan argumen-  nya, maka akan memunculkan   ada yang berkepentingan untuk   beragama, suku, budaya, ras   tuk meminimalisasi sedini mung-  persatuan dan menghargai orang   adalah melalui media sosial
                tasi dan kepemilikan dokumen   polemik baru.         mencari keadilan, bisa dis-    dan lainnya dalam kebhinekaan   kin potensi konflik, paham radikal   lain,” terangnya.   (medsos). Untuk itu, masyara-
                lahan. ”Kita sudah beberapa   ”Kami menilai posisi mediasi   elesaikan melalui pengadilan.  bangsa Indonesia di bingkai   dan berita hoax di daerah dengan   Sementara itu, Kapolsek   kat kami minta untuk menyar-
                kali melakukan mediasi terkait   ini sangat lemah, sehingga tidak   Tentu dari pemerintah kabu-  NKRI, sehingga terciptanya   cara mewujudkan keharmonisan   Kurun Ipda Noviandhi WB   ing setiap informasi dan bijak
                sengketa lahan ini. Dari mediasi   ada titik temu. Para pihak tetap   paten juga akan membantu,”   keserasian sosial,” ucap Ketua   sosial dan menciptakan suasana   mengimbau masyarakat Kuala   dalam  menggunakan media
                yang dilakukan masih belum ada   bersikukuh dengan persepsi ma-  katanya. (nth/P4)  Forum Keserasian Sosial Ke-  kondusif di masyarakat,” tuturnya.  Kurun untuk selalu menjaga   sosial,” jelasnya. (nth/P4)
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20