Page 119 - 129 cover
P. 119
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
Walaupun bertahan beratus-ratus tahun, teori Abiogenesis
akhirnya goyah dengan adanya penelitian tokoh-tokoh yang
tidak puas dengan paham Abiogenesis. Tokoh-tokoh ini antara
lain: Francesco Redi (Italia, 1626 - 1697), Lazzaro Spallanzani
(Italia, 1729 - 1799), dan Louis Pasteur (Perancis, 1822 - 1895)
2. Teori Biogenesis
a. Percobaan Francesco Redi (1626 - 1697)
Francesco Redi adalah seorang dokter Italia. Dia
melakukan percobaan untuk menunjukkan bahwa ulat tidak
muncul dengan sendirinya pada daging yang membusuk,
melainkan berasal dari telur lalat.
Pada percobaannya yang pertama tahun 1668, Redi
Sumber: Image.google.co.id diisi dengan sekerat daging dan ditutup rapat-rapat. Sedangkan,
menggunakan dua kerat daging segar dan dua toples. Toples I
toples II diisi dengan kerat daging dan dibiarkan terbuka.
Setelah beberapa hari, keadaan daging pada kedua toples
tersebut diamati. Hasilnya, pada toples II daging telah membusuk
dan di dalam daging terdapat banyak larva. F. Redi menyimpulkan
bahwa larva bukan berasal dari daging yang membusuk, tetapi
berasal dari lalat yang masuk kemudian bertelur pada kerakan
(a) daging dan telur tersebut menetas menjadi larva.
Hasil percobaan ini mendapat sanggahan dari para
ilmuwan pengikut teori abiogenesis. Sanggahan tersebut adalah
kehidupan pada toples I tidak dapat terjadi karena toples
tersebut tertutup sehingga tidak ada kontak dengan udara.
Akibatnya, tidak ada daya hidup di dalamnya.
(b)
Untuk menjawab sanggahan tersebut, Redi melakukan
Gambar 6.4
Perangkat percobaan percobaan kedua, yaitu meletakkan daging pada toples tertutup
Francesco Redi kain kasa sehingga masih terjadi hubungan dengan udara, tetapi
(a) Percobaan I lalat tidak dapat masuk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa
(b) Percobaan II
keratan daging membusuk, pada daging ini ditemukan sedikit
larva, dan pada kain kasa penutupnya ditemukan lebih banyak
larva. Redi berkesimpulan larva bukan berasal dari daging yang
membusuk, tetapi berasal dari lalat yang hinggap di kain kasa
dan beberapa telur jatuh pada daging.
b. Percobaan Lazzaro Spallanzani (1729 - 1799)
Percobaan Spallanzani pada prinsipnya sama dengan
percobaan Redi, tetapi bahan yang digunakan adalah air kaldu.
Labu I : diisi 70 cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15º C
dan dibiarkan terbuka.
Labu II : diisi 70 cc air kaldu, kemudian ditutup rapat dengan
sumbat gabus, lalu dipanaskan dan pada daerah
108

