Page 120 - 129 cover
P. 120
Bab 6 Asal-Usul Kehidupan
pertemuan gabus dengan mulut labu dapat diolesi
lilin agar lebih rapat.
Kedua labu itu ditempatkan di tempat terbuka dan
didinginkan. Setelah beberapa hari kemudian, hasil percobaan
menunjukkan bahwa:
Labu I : terjadi perubahan, air kaldu menjadi keruh dan Diskusikan dengan teman
berbau tidak enak, serta banyak mengandung sekelompokmu.
mikroba. Apa persamaan dan
Labu II : tidak ada perubahan sama sekali, air tetap jernih perbedaan percobaan
dan tanpa mikroba. Tetapi, bila dibiarkan terbuka Francesco Redi dengan
lebih lama terdapat banyak mikroba. Spallanzani?
Labu I Labu II
Sumber: Image.google.co.id
didinginkan didinginkan
dipanaskan terdapat mikroba dipanaskan tidak terdapat mikroba
Gambar 6.4
Dengan mikroskop tampak bahwa pada kaldu yang berasal Perangkat percobaan
dari labu I dan labu II terdapat mikroorganisme. Spallanzani
Spallanzani menyimpulkan bahwa timbulnya kehidupan
hanya mungkin jika telah ada kehidupan sebelumnya. Jadi,
mikroorganisme tersebut telah ada dan tersebar di udara.
Pendukung abiogenesis menyatakan keberatan terhadap
hasil eksperimen Spallanzani, sebab udara diperlukan untuk
berlakunya generation spontanea. Sedangkan, paham biogenesis
beranggapan bahwa udara itu merupakan sumber kontaminasi.
c. Percobaan Louis Pasteur
Orang yang memperkuat teori Biogenesis dan
menumbangkan teori Abiogenesis hingga tak tersanggahkan lagi
adalah Louis Pasteur (1822 - 1895) seorang ahli biokimia
berkebangsaan Perancis. Pasteur melakukan percobaan
penyempurnaan dari percobaan yang dilakukan Spallanzani.
Pada percobaannya, Pasteur menggunakan air kaldu dan
tabung berleher angsa. Percobaannya adalah sebagai berikut: Sumber: Image.google.co.id
1) Air kaldu dimasukkan ke labu berleher angsa. Labu ini
digunakan dengan tujuan untuk menjaga adanya
hubungan antara labu dengan udara luar. Selanjutnya, labu
dipanaskan untuk mensterilkan air kaldu dari
Gambar 6.6
mikroorganisme. Louis Pasteur
109

