Page 126 - 129 cover
P. 126

Bab 6 Asal-Usul Kehidupan


                        Respirasi Anaerobik:
                                 C H O  → 2C H OH + 2CO   + 21 kal
                                   6  12  6    2  5          2
                        Respirasi Aerobik:
                                 C H O  + 6O  → 6H O + 6CO   + 675 kal
                                   6  12  6    2      2        2
                   Jadi, yang terbentuk pertama kali adalah sel prokariotik
                   anaerobik yang berevolusi menjadi sel prokariotik aerobik.
                        Dengan demikian, terdapat beberapa macam sel, yaitu sel
                   prokariotik anaerobik, sel prokariotik aerobik, dan sel eukariotik
                   anaerobik. Selanjutnya, sel eukariotik anaerobik "menelan" sel
                   prokariotik aerobik. Sel prokariotik itu hidup di dalam sel
                   eukariotik dan melakukan simbiosis mutualisme sebagai sel
                   inang, sel eukariotik mendapatkan energi dari sel prokariotik,
                   sedangkan sebagai simbion, sel prokariotik mendapatkan asam
                   piruvat dari sel inang.
                        Dalam perkembangan selanjutnya, sel prokariotik tersebut
                   berubah menjadi mitokondria, yaitu organel penghasil energi
                   yang terdapat di dalam sel. Simbiosis antara sel prokariotik
                   aerobik dengan sel eukariotik anaerobik yang demikian itu
                   dikenal sebagai endosimbions. Dasar dari dugaan ini dikarenakan
                   pada saat ini:
                   a)   Mitokondria memiliki dua membran, yaitu membran luar
                        dan membran dalam. Membran luar diduga berasal dari
                        membran sel inang yang melekuk ke dalam ketika menelan
                        sel bakteri aerobik. Sedangkan, membran dalam diduga
                        berasal dari membran bakteri aerobik.
                   b)   Masih adanya bakteri aerobik yang memiliki mesosom
                        sebagai penghasil energi. Diduga, sel prokariotik aerobik
                        mirip dengan bakteri aerobik.
                   c)   DNA mitokondria mirip dengan DNA prokariotik.
                   d)   Polipeptida yang disintesis dalam mitokondria digunakan
                        sendiri oleh mitokondria tersebut. Polipeptida ini berbeda
                        dengan Polipeptida sel inang.
                   e)   Mitokondria mampu membelah diri seperti halnya bakteri.

                        Untuk lebih memahami tentang asal-usul sel eukariotik,
                   mari cermati Gambar 6.14 di bawah ini.

                   anaerobik, heterotrof prokariotik
                                             membran plasma
                                                       proeukariotik sel   selubung awal
                                              DNA                          nukleus
                              aerobik
                              prokariot                                  retikulum endoplasma
                            aerobik,
                            heterotrof                   protista,       alga dan sel
                            prokariot                    sel hewan  fotosintetik
                                                mitokondria      cyanobakteri  tumbuhan                      Sumber: Image.google.co.id
                                                                                     Gambar 6.14
                                                                   kloroflas         Asal-usul sel eukariotik
                                                                   vakuola           berdasarkan hipotesis
                                                                  nukleus            endosimbiosis
                                               pelekukan         retikulum
                                                                 endoplasma
                                               membran plasma
                                                                  dinding sel
                                                                                                       115
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131